Proses pemulangan jenazah ABK WNI di kapal ikan China oleh Ditreskrimum Polda Kepri, Senin (17/8/2020),

Keprisatu.com – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri memulangkan 3 jenazah Anak Buah Kapal (ABK) Warga Negara Indonesia (WNI) yang meninggal di kapal ikan China Fu Yuan Yu 829 pada Senin (17/8/2020). Ketiga jenazah itu adalah Musnan, Dicky Arya Nugraha, dan Syaban.

Musnan dan Syaban merupakan warga Dusun Tengku di Lancang Kuning, Aceh. Sedangkan Dicky adalah warga Jl. Palu kolawil, Sulawesi Tengah.

“Subdit IV Ditreskrimum Polda Kepri dalam rangka penyerahan jenazah kepada pihak keluarga korban dan pemulangan jenazah untuk dipulangkan ke daerah asal masing-masing setelah menjalani pemeriksaan visum dari RS Bhayangkara melalui Bandara Internasional Hang Nadim Kota Batam sehubungan dengan Laporan Polisi Nomor : LP-A/115/VIII/ 2020/SPKT-Kepri tanggal 13 Agustus 2020,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Kepri Kombes Pol Arie Dharmanto.

Dijelaskannya bahwa hasil pemeriksaan visum sementara tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan yang dialami para korban. “Sementara itu pemeriksaan terhadap Covid-19 Non-Reactive,” ujarnya.

Menurut Arie, pihak keluarga sudah memohon untuk tidak melakukan otopsi kepada jenazah korban. Hal ini dikarenakan keluarga sudah ikhlas dan menerima musibah serta secara pribadi dan alasan diskusi keluarga dan tokoh masyarakat di wilayahnya.

“Atas pertimbangan keluarga ini yang mendasari pertimbangan kami tidak melakukan otopsi dan hanya visum saja,” ujarnya.

Arie menjelaskan, jenazah Dicky dipulangkan ke Palu dengan maskapai Lion Air dari Batam pukul 15.25 WIB. Kemudian pesawat tersebut tansit di Jakarta dan lanjut ke Makasar. Sementara untuk jenazah yang dipulangkan ke Aceh dari Batam juga menggunakan maskapai Lion Air dan berangkat pukul 14.40 WIB tujuan Medan, selanjutnya naik mobil ke Biruen Aceh.

“Masing masing keluarga mendampingi jenazah,” tutupnya. (KS 14)

Editor: zaki