Kepala Disdik Kota Batam Hendri Arulan

Keprisatu.com – Atas temuan tiga siswa yang terpapar Covid-19, Dinas Pendidikan Kota Batam langsung menginstruksikan meliburkan sekolah dikawasan mainland selama 14 hari.

“Kami minta pihak sekolah meliburkan siswanya dan mulai kembali belajar online selama 14 hari,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Hendri Arulan, Selasa (30/3/2021).

Ia khawatir nanti ada siswa lainnya yang terpapar dari sekolah lain. Makanya ia meminta pihak sekolah untuk kembali memberikan pelajaran secara online dari rumah.

“Kita khawatir ada temuan siswa yang terpapar lainnya karena ini di mainland,” ucapnya.

Beda untuk sekolah yang berada di kawasan hinterland yakni SDN 04 dan SMPN 01 yang diketahui meliburkan siswanya selama 10 hari.

Untuk kebijakan ini, Hendri mengakui bahwa dari hasil diskusi bersama yang dilakukan oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Belakangpadang, Dinas Kesehatan Kota Batam, dan Dinas Pendidikan.

“Tapi baiknya untuk di Mainland kita berlakukan 14 hari, sesuai dengan masa inkubasi,” tegasnya.

Mengenai penanganan lanjutan bagi ketiga sekolah yang dimaksud, pihak Tim Gugus Tugas masing-masing Kecamatan juga dijelaskannya telah melakukan tracing.

Dimana target utama tracing yang telah dilakukan adalah seluruh teman sekelas dari ketiga siswa yang terpapar, selain seluruh siswa, guru, dan staf di ketiga sekolah tersebut.

“Namun hasilnya belum ada temuan lain lagi. Karena selama pembelajaran berlangsung, tetap melaksanakan protokol kesehatan mulai dari jarak duduk tiap siswa, memakai masker, dan rajin mencuci tangan selama di area sekolah,” jelasnya.(KS10)

Editor : Tedjo