Kapal Kurau yang tenggelam di Karimun.

Keprisatu.com – Kapal jaring Kurau asal Karimun diketahui tenggelam di perairan Pulau Lalang, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (12/1). Kapal ini tenggelam setelah dihantam ombak yang cukup tinggi di sekitar perairan tersebut.

Kapal berawak 3 orang warga Karimun itu diketahui sedang melakukan aktivitas menjaring ikan di Perairan Pulau Lalang. Namun, tiga jam menjaring, kapal dihantam ombak dan tenggelam.

Kapolres Karimun, AKBP Muhammad Adenan mengatakan, pihaknya langsung menurunkan Tim Satpolairud Polres Karimun untuk melakukan evakuasi terhadap 3 korban kecelakaan laut tersebut. “Tiga orang nelayan Kapal Kurau itu berhasil kita evakuasi. Mereka pada awalnya diselamatkan oleh KIP Sele, mitra PT. Timah, dan kemudian kita evakuasi ke darat,” kata Adenan, Rabu (13/1).

Adenan mengatakan, ketiga nelayan dalam kondisi baik ketika dievakuasi. Namun, kapal yang mereka gunakan untuk menjaring ikan di Perairan Pulau Lalang telah tenggelam.

“Tiga korban itu atas nama Bahtiar, Abu Thalib dan Khairul. Mereka semuanya selamat,” katanya.

Adenan menceritakan, kapal jaring kurau itu dihantam gelombang tinggi ketika para nelayan sedang mengangkat jaring yang telah mereka tebarkan sebelumnya di perairan tersebut. Namun, tiga jam berada di perairan itu, tiba-tiba kondisi cuaca berubah dan angin kencang melanda, sehingga ombak di perairan tersebut sangat kuat.

“Akibat hantaman ombak itu, air masuk ke palka kapal dan tidak lama kemudian tenggelam. Ketiga nelayan itu langsung diselamatkan KIP Sele, mitra PT. Timah yang saat itu berada tidak jauh dari kapal tenggelam,” katanya.

Atas kejadian itu, para nelayan diperkirakan mengalami kerugian senilai Rp 80 Juta. Adenan juga mengimbau kepada nelayan untuk dapat mengurangi aktivitas melaut ketika kondisi cuaca sedang tidak kondusif. Pihaknya juga meminta nelayan agar selalu memperhatikan cuaca dengan terus berkoodinasi bersama BMKG.

“Apabila cuaca buruk dan terjadi hal tidak diinginkan, segera laporkan ke Polairud. Kita minta nelayan juga menyiapkan alat keselamatam saat melaut,” katanya.(ks12)

Editor : Aini