Cagub dan Cawagub Kepri, Isdianto- Suryani

Keprisatu.com –  Di saat Pandemi Covid 19 ini tentu kerja guru semakin sulit karena harus membuat laporan serba online yang belum tersistematis. Di hari guru Isdianto-Suryani memiliki visi misi digitaliasi sekolah sebagai wujud membantu guru.

Hal ini seperti yang disampaikan Koordinator Relawan Digital Isdianto Suryani Rian Helmi Hidayat. Dia mengatakan sempena hari guru ini harus direfleksikan apa persoalan guru tidak hanya cukup memberikan apresiasi dan ucapan selamat.

“Harus ada program konkrit untuk membantu guru pahlawan tanpa tanda jasa, mereka harus dibantu dengan program digitalisasi sekolah inilah misi pertama Isdianto-Suryani untuk membantu para guru,” kata Rian Helmi Hidayat.

Ditengah Pandemi covid 19 saat ini kerja guru bukan semakin mudah tapi malah sulit. Ini mengapa karena pembelajaran tatap muka hanya pindah ke online tapi tidak disiapkan sistemnya. Guru harus disiapkan sistemnya seperti program digitalisasi sekolah bagaimana pembelajaran secara materi maupun penilaian sudah disiapkan semuanya.

Menurutnya, hanya ada dua pilihan yang harus diambil oleh sekolah untuk guru-gurunya. Pilihan pertama, terus buat kesalahan, tidak berubah, dan terus melakukan apa yang sekarang telah menjadi kuno “tidak-relevan” di era Covid-19 ini dimana pemerintah, orang tua dan siswa bergeser ke arah new normal mematuhi Prokes dan ini sulit di lapangannya untuk ditaati.

Pilihan kedua, mensistemikkan semua sistem pendidikan dengan cara yang benar dan baik seperti program digitalisasi sekolah.

“Jadi digitalisasi sekolah itu bukan hanya sekedar pembelajaraan jarak jauh biasa, tetapi bagaimana semua elemen pendidikan guru, murid dan orangtua dimudahkan, untuk di pulau-pulau tentu ada begitu banyak solusinya karena sistem nanti kan bisa dibuat online maupun offline,” kata Rian.

Intinya, tambahnya, di hari guru ini guru harus dimudahkan dalam bekerja, jangan dibebankan dengan hal-hal administrasi, semoga digitalisasi sekolah bisa membantu para guru nantinya.

“Sempena hari guru ini kami mengucapkan selamat, guru harus dimudahkan tidak boleh dipersulit lagi agar kemudian guru fokus mendidik tidak hanga mengajar dan terbelit persoalan administrasi,” tutup Rian. (tedjo)