Keprisatu.com – Dewan Pendidikan Kota Batam mengapresiasi langkah cepat Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Batam dalam merespons kecelakaan yang terjadi di depan SDN 001 Batam. Kebijakan pemasangan pita kejut, penambahan rambu peringatan, serta rencana pengalihan rute Trans Batam dinilai sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan keselamatan peserta didik di lingkungan sekolah.
Ketua Dewan Pendidikan Kota Batam, Dr. Fendi Hidayat, S.T., M.Kom, menilai respons cepat tersebut menunjukkan perhatian serius pemerintah terhadap aspek keselamatan pelajar sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan pendidikan.
“Langkah cepat Kepala Dinas Perhubungan merupakan bentuk respons kebijakan yang tepat dalam meminimalkan risiko kecelakaan di kawasan sekolah. Keselamatan pelajar merupakan prasyarat utama dalam menciptakan proses pembelajaran yang optimal,” ujar Fendi, Sabtu (11/4/2026).
Dewan Pendidikan Kota Batam juga memberikan apresiasi kepada Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, atas komitmen Pemerintah Kota Batam dalam memperkuat kebijakan yang berorientasi pada perlindungan peserta didik, khususnya melalui penguatan infrastruktur keselamatan lalu lintas di lingkungan sekolah.
Menurut Fendi, dukungan kepala daerah menjadi faktor penting dalam memastikan kebijakan keselamatan pelajar dapat diimplementasikan secara berkelanjutan dan terintegrasi lintas sektor.
“Kami mengapresiasi komitmen Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam dalam mendorong kebijakan transportasi yang lebih aman dan ramah bagi pelajar. Sinergi kebijakan antara sektor pendidikan dan transportasi menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas,” katanya.
Ia menambahkan, rencana pengadaan Zona Selamat Sekolah (ZOSS) serta kebijakan transportasi publik gratis bagi siswa merupakan langkah strategis yang berpotensi meningkatkan aksesibilitas pendidikan sekaligus memperkuat aspek keselamatan.
Transportasi yang aman dan terjangkau dinilai berkontribusi terhadap peningkatan kehadiran siswa serta mengurangi hambatan mobilitas, terutama bagi keluarga yang memiliki keterbatasan akses transportasi.
Selain itu, Dewan Pendidikan mendorong agar penguatan keselamatan di sekitar sekolah dilakukan secara berkelanjutan melalui sinergi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan masyarakat. Pemetaan wilayah rawan kecelakaan di sekitar sekolah dinilai penting sebagai dasar perencanaan kebijakan berbasis data sehingga upaya pencegahan dapat dilakukan secara lebih sistematis.
Fendi menegaskan, Dewan Pendidikan Kota Batam berkomitmen mendukung kebijakan yang berorientasi pada perlindungan hak peserta didik dalam memperoleh akses pendidikan yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.
“Upaya peningkatan keselamatan di lingkungan sekolah perlu dilakukan secara konsisten dan berbasis data. Sinergi lintas sektor diharapkan dapat meminimalkan risiko kecelakaan sekaligus memperkuat kualitas layanan pendidikan di Kota Batam,” ujarnya.
Sebelumnya, kecelakaan yang terjadi di depan SDN 001 Batam menjadi perhatian publik karena dinilai berkaitan dengan minimnya rambu lalu lintas di kawasan tersebut. Dishub Kota Batam kemudian melakukan pemasangan pita kejut, penambahan rambu peringatan, serta evaluasi jalur Trans Batam yang melintasi kawasan sekolah sebagai langkah awal peningkatan keselamatan pelajar. (KS03)




