Ilustrasi RSKI Covid-19 di Pulau Galang, Batam.

Keprisatu.com – Ada kejadian cukup menarik saat buruh dan mahasiswa melakukan unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja ke DPRD Kepri, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Kamis (8/10/2020)

Dua pendemo yang awalnya bertujuan menyampaikan aspirasi, malah berujung dijemput ambulans dan petugas rumah sakit untuk dites swab Covid-19. Keduanya kini sudah ditest swab dan diisolasi di RSKI Covid-19 Pulau Galang.

Penyebabnya, kedua pendemo diketahui reaktif Covid-19 saat para perwakilan pengunjuk rasa yang menolak UU Cipta Kerja dirapid test sebelum masuk gedung DPRD Kepri.

Keduanya sempat diumumkan oleh Tim Satgas Pencegahan Gugus Covid-19 Provinsi Kepri kepada para pengunjuk rasa yang lain. Supaya pengunjuk rasa lainnya menjaga protokol kesehatan.

Tim Satgas Pencegahan Gugus Covid-19 Provinsi Kepri menyebut dua Pendemo yang reaktif berasal dari perwakilan buruh Batam yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Indonesia (SPSI) Kepri.

Dr Hasim Asyari dari tim gugus, kepada para pengunjuk rasa baik buruh maupun mahasiswa untuk menjaga betul protokol kesehatan selama melakukan aksi.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Mochammad Bisri memberikan ketarangan, kedua pendemo langsung dibawa ke Rumah Sakit Raja Ahmad Tabib. Sekitar pukul 17.00 sudah diberangkatkan ke Batam, dan sekitar pukul 20.00 sudah tiba di RSKI Galang untuk menjalani isolasi.

Setibanya di RSKI Galang, keduanya langsung menjalani pengambilan test swab. Ia memperkirakan hasil test itu baru akan keluar tiga hari ke depan. (ks 04)