Pesawat Sriwijaya Air mendarat di Bandara Raden Sadjad Ranai, Natuna.

Keprisatu.com – Sebanyak 88 penumpang berangkat naik pesawat dari Bandara Hang Nadim Batam, telah tiba di Bandara Raden Sadjad Ranai Natuna, Senin (8/6/2020). Semua penumpang sudah memenuhi persyaratan mengantongi bebas corona.

“Namun, semua penumpang disarankan karantina mandiri empat hari. Semua data penumpang sudah kami simpan, ini untuk keperluang medis seandainya ada kasus covid-19 memudahkan melacaknya,” ujar Juru Bicara Dinas Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Natuna, Hikmat Aliansyah.

Selain karantina mandiri, lanjut Hikmat, ada juga di antara penumpang tersebut yang akan melakukan karantina di Asrama Haji Masjid Agung Natuna.

“Dengan senang hati kami memberikan izin karantina di Asrama Haji. Apalagi, yang meminta karantina tersebut adalah penumpang santri, yang berasal dari Kota Batam,” akunya.

Ditanya kenapa dikarantina empat hari saja, kenapa tidak 14 hari sesuai aturan covid-19. Hikmat mengatakan, new normal sebetulnya tidak ada lagi yang namanya karantina, tetapi untuk berjaga-jaga.

“Orang yang dikarantina itu, adalah orang yang hasil rapid tes nya itu reaktif. “Kemudian hasil tes polymerase chain reaction (PCR) tampa gejala,” ungkap Hikmat.

Kalau hasil tesnya normal, lanjut Hikmat, tidak perlu lagi di karantina. “Tetapi untuk menjaga-jaga tetap dilakukan karantina mandiri selama empat hari,” terangnya.(ard)