Danlanal Tanjungbalai Karimun, Letkol Maswedi. Foto : KS12

Keprisatu.com – Danlanal Karimun Letkol Laut (P) Maswedi resmi pimpin Pangkalan TNI Angkatan Laut Tanjungbalai Karimun, Kepulauan Riau, Senin (12/10) kemarin menggantikan pejabat lama Danlanal Karimun Letkol Laut (P) Mandri Kartono yang pindah tugas ke Mabes TNI. Dalam menjalankan jabatan barunya, Maswedi berjanji akan melawan penyelundupan narkoba yang menjadi prioritas kerjanya.

Letkol Maswedi mengatakan pihaknya akan mengutamakan upaya pemberantasan penyelundupan narkoba, di samping adanya tindak pidana lain yang terjadi di wilayah hukum Lanal Tanjungbalaik Karimun. “Yang saya lawan pertama kali adalah narkoba. Untuk pelanggaran tindak pidana perairan yang lain itu, terutama setelah dinyatakan bersalah sesuai undang-undang, tentu pasti akan ditindaklanjuti,” tegasnya, Rabu (14/10).

Tak hanya itu saja, menjabat sebagai Danlanal Karimun, Letkol Maswedi juga berkomitmen untuk melaksanakan pengawasan dengan menggelar patroli rutin di sejumlah titik yang dianggap rawan di wilayah Perairan Karimun. Menurutnya, hal itu perlu dilakukan mengingat geografis Karimun yang sebagai besar adalah wilayah maritim, berbatasan dengan dua negara tetangga yakni Malaysia dan Singapura.

“Sebagian besar wilayah Karimun ini penghidupannya dari laut. Karena itu saya akan optimalkan unsur jajaran saya yaitu Posal, Posmat maupun KAL Patkamla. Saya akan prioritaskan titik-titik yang dianggap rawan,” ujar Letkol Maswedi.

Maswedi juga mengatakan, dalam pelaksanaannya nanti, tentunya akan memerlukan kerjasama antar pihak berkaitan dengan kemaritiman, sehingga bisa menjamin kenyamanan masyarakat yang mengantungkan hidup dari sektor laut. “Tentu ini tidak bisa sendirian, harus bersama Stekholder terkait di bidang kemaritiman. Karena selain tempat kita ini strategis, kehidupan masyarakat di sini pun bergantung dari laut,” jelasnya.

Letkol Maswedi merupakan perwira lulusan Akedemi Angkata Laut tahun 2001 dan sebelumnya menjabat sebagai Palaksa Denma Koarmada I. Karir perwira kelahiran Sampang, Madura, Jawa Timur, 26 Januari 1978 itu terus melejit usai menyelesaikan pendidikannya di AAL.

Usai menempuh pendidikan, Maswedi banyak menghabiskan pengabdiannya di atas kapal perang KRI. Tamat AAL tahun 2002 Maswedi pertama kali bertugas di Kapal Kepresidenan KRI Baracuda-814 selama 3 tahun. Kemudian ia pindah tugas ke KRI Todak selama satu tahun. Setelahnya, ia dipercaya menjabat Kepala Pelaksana atau Palaksa KRI Sanca dan setahun kemudian menyusul menjabat Palaksa KRI Sigurot.

Kepulauan Riau juga bukan daerah baru bagi Maswedi. Ia pernah menjabat Kepala Operasi atau Pasops Lanal Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas. Tak lama di sana, Maswedi kembali bertugas di kapal perang KRI Matacora-823 selama 1,5 tahun. Maswedi juga pernah bertugas di Mabes TNI AL sebagai Pengawas Proyek Pengadaan Kapal Perang di Batam selama satu tahun. Selanjutnya ia bertugas di Koarmada I sebagai Staf Operasi selama 1 tahun.

Pria dengan perawakan tegas dan supel itu kemudian melanjutkan karirnya dengan menjabat sebagai Pabandya Arena Lantamal XXI Pontianak selama 2 tahun dan kemudian menjabat sebagai perwira Staf Operasi Satuan Kapal Bantu di Koarmada I. Karirnya sebagai Komandan dimulai saat bertugas sebagai Komandan KRI Teluk Sabang-544 Satuan Kapal Amphibi Koarmada I selama 7 bulan dan kini ia dipercaya menjabat sebagai Danlanal Karimun.(ks12)