Ketua KPU Kota Batam, Herigen Agusti. Foto : Dokumentasi Pribadi

Keprisatu.com – Pasangan calon walikota dan wakil walikota Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo dan Abdul Basyid Has memiliki dana awal kampanye sebesar Rp50 juta. Sementara itu, paslon H Muhammad Rudi dan pasangan Amsakar Achmad memiliki dana awal kampanye lebih besar, yakni Rp100 juta.

Sebagaimana dilansir dari lama KPU Kota Batam, pengumuman dana awal kampanye kedua paslon ini tertuang dalam pengumuman No 22/PL.02.5-Pu/2171/KPU-Kot/IX/2020 tentang Hasil Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) Peserta Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Batam tahun 2020, yang ada di laman KPU Kota Batam. Saldo LADK pasangan nomor urut 1 yakni Lukita-Basyid hanya berjumlah Rp50 juta. Sedangkan saldo LADK pasangan Rudi-Amsakar dengan nomor urut 2 sebesar Rp100 juta.

Namun demikian, sumber dana awal kampanye kedua paslon tidak tertera di sana. Ketua KPU Kota Batam, Herigen Agusti mengatakan, sumber dana awal kampanye tidak tertuang di sana.

“Tidak ada. Yang baru ada saldo awal pembukaan rekening khusus saja. Untuk perorangan maksimal Rp75 juta. Untuk yang badan hukum Rp750 juta. Yang tidak diperbolekan, bantuan dari luar negeri, BUMN, BUMD dan bantuan tanpa identitas yang jelas,” kata Herigen, Selasa (29/9) sore.

Diketahui, KPU RI mengatur para kandidat calon kepala daerah yang akan berlaga di Pilkada 2020 wajib menyerahkan laporan awal dana kampanye paling lambat tiga hari sejak ditetapkan oleh KPU. Selain itu, paslon peserta Pilkada harus mendaftarkan peserta kampanye dan segala pengeluaran kegiatan kampanye harus dicatat dalam laporan dana kampanye.(ks09)