Sosialisasi protkes lewat Pertunjukan kesenian tradisional, gelaran Pemko Batam – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo)- Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

Keprisatu.com – Kasus penyebaran Covid-19 di Kota Batam kian hari kian meningkat. Meski pemerintah telah memberikan peringatan soal protokol kesehatan (protkes), namun masih banyak warga yang ogah melaksanakannya.

Pemerintah Kota Batam pun mensosialisasikan protokol kesehatan (protkes). Diantaranya dengan menggelar pertunjukan virtual kesenian tradisional.

Pertunjukan kesenian tradisional ini, pemko Batam bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

Sekda Kota Batam, Jefridin mengatakan penanganan Covid-19 terus dilakukan. Sejak awal Pemko Batam terus berkomitmen dalam upaya pencegahan dan penanganan Covid-19.

“Alhamdulillah koordinasi dengan Pemprov Kepri, pemerintah pusat dan Forkompinda selama ini berjalan dengan baik dalam hal penanganan Covid-19,” kata Jefridin di Hotel Swiss-Bell Harbour Bay, Kamis (19/11/2020).

Kota Batam, kata Jefridin ,  berbeda dengan kota lainnya di Indonesia. Sebab Batam merupakan pintu gerbang kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Sejak Maret sudah  puluhan ribu PMI yang pulang melalui Batam.

Karena itu Pemko Batam, tidak hanya menangani masyarakat Batam itu sendiri, tapi juga PMI yang kembali ke Indonesia. Karena itu dalam hal penanganan Covid-19 pastinya berbeda dengan daerah lainnya.

“Bagi PMI yang punya uang kita tempatkan di hotel dengan biaya sendiri. Bagi yang tidak punya uang kita tempatkan di rusun dan semuanya kita tanggung,” jelasnya.

Pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum mengapresiasi kegiatan pertunjukan virtual kesenian tradisional. Dalam sambutannya ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan.

Menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan harus terus dilakukan terlebih lagi saat berada di luar rumah. Dengan masyarakat yang patuh pihaknya yakin bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Batam.

“Selain fokus terhadap penanganan Covid-19, pemerintah saat ini juga tengah fokus terhadap pemilihan ekonomi. Karena keduanya harus berjalan berdampingan,” kata Syamsul.(ks10).

Editor : Tedjo