Ketua Tim Satgas Pemulangan PMI, Dandim 0316 Batam, Letkol Kav Sigit Dharma Wiryawan bersama Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad

Keprisatu.com – Tim Satgas Pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Kota Batam mencatat sudah ada sekitar 700 orang PMI yang masuk ke Batam. Mereka kini telah di isolasi selama lima hari di tempat yang telah disediakan oleh Pemerintah Kota Batam.

“Sudah ada 700-an orang PMI yang masuk dan ini data kami ambil dari hari Jumat kemarin. Mereka sudah kita tempatkan di tempat yang telah disediakan,” kata Ketua Satgas Pemulangan PMI, Dandim 0316 Batam, Letkol Kav Sigit Dharma Wiryawan, Selasa (27/4/2021) di Dataran Engku Putri.

Kata Sigit, sistem penanganan PMI yang masuk ke Batam melalui pelabuhan Batam Centre ini yakni 5 hari isolasi dan 2 kali dilakukan pemeriksaan swab. Kata dia, semua para PMI yang masuk ke Batam wajib dilakukan isolasi selama lima hari.

“Untuk PMI yang masuk kemarin sebanyak 700san orang, sudah kami lakukan swab dan hasilnya hari ini keluar,” ujarnya.

Kata dia, Tim Satgas Pemulangan PMI Kota Batam hanya mendata para PMI yang masuk secara resmi melalui pelabuhan Batam Centre. Apabila mereka terbentur untuk pemulangan ke daerah masing-masing karena tidak ada akomodasi, maka para PMI ini tetap melaksanakan penampungan disini.

“Kami siap untuk mendata bagi yang masuk melalui pelabuhan Batam Centre. Kalau nantinya belum ada akomodasi karena pemerintah melarang mudik, maka mereka tetap akan ditampung disini,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad masih membahas terkait anggaran untuk Tim Satgas Pemulangan PMI Kota Batam. Kata dia, mereka masih menunggu usulan dari para Tim Satgas PMI terkait apa saja yang diperlukan.

“Kami masih menunggu usulan dari mereka. Yang jelas anggarannya akan kita sesuaikan dengan kebutuhan,” ujarnya.

Amsakar menuturkan, Pemko Batam juga meminta usulan terkait anggaran ini ke BNPB untuk mendukung pemulangan para PMI. Selain itu juga, mereka mengharapkan dukungan dari BPNPTKI untuk memberikan informasi terkait para PMI.

“Semua anggaran ini bisa di akomodasi dan digunakan untuk kepentingan pemulangan para PMI,” harapnya.(KS10).

Editor : Tedjo