Keprisatu.com – Gubernur Kepri Ansar Ahmad hingga kini masih memilih untuk merahasiakan siapa saja figur yang benar-benar masuk dalam radar utama Pemerintah Provinsi Kepri untuk mengisi jabatan strategis tersebut. Padahal, Tiga nama calon Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepulauan Riau mulai santer diperbincangkan publik.
Saat ditemui di Gedung Daerah beberapa waktu lalu, Ansar menanggapi isu pergantian Sekdaprov dengan santai. Ia menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada satu pun nama yang secara resmi ia tetapkan sebagai calon kuat pengganti Sekda Kepri yang akan memasuki masa pensiun.
“Kalau kalian (awak media) mau jadi sekda boleh saja,” ucap Ansar sambil tersenyum saat diwawancarai awak media, Sabtu (27/12/2025).
Ansar juga memastikan bahwa proses pengisian jabatan Sekda Kepri nantinya akan dilakukan melalui mekanisme open bidding secara terbuka, bukan melalui manajemen talenta seperti yang sempat disampaikannya sebelumnya.
“Pakai open bidding. Nanti baru dilihat seperti apa. Sekarang belum ada,” ujar Ansar singkat menegaskan.
Meski begitu, Ansar tetap enggan mengungkap siapa saja figur yang dinilai memiliki peluang paling besar dalam bursa calon Sekdaprov Kepri. Sikap ini membuat spekulasi publik terus berkembang, seiring munculnya sejumlah nama yang disebut-sebut sebagai kandidat potensial.
Informasi yang beredar menyebutkan tiga nama yang kerap dikaitkan dengan jabatan Sekda Kepri, yakni Misni, S.KM, M.Si yang saat ini menjabat Asisten III (Asisten Administrasi Umum) Setdaprov Kepri, kemudian Drs. M. Darwin, M.T selaku Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepri.
Selain itu, nama Venni Meitaria Detiawati, S.P, M.M.Eng yang kini menjabat Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Kepulauan Riau juga ikut masuk dalam bursa. Meski demikian, hingga ada pengumuman resmi dari pemerintah provinsi, ketiga nama tersebut masih sebatas spekulasi publik. (lis)
