Buron terpidana kasus korupsi di Lingga (tengah) diamankan Tim Intelijen Kejaksaan Agung di Batam, Minggu (30/8/2020) malam. Foto. Istimewa

Keprisatu.com – Tim Intelijen Kejaksaan Agung yang dipimpin Dedie Tri Hariyadi, Kepala Subdirektorat Pemantauan di Direktorat Teknologi Informasi dan Produksi Intelijen Jaksa Agung Muda Intelijen bersama Seksi Pidana Khusus Kejari Batam dan Seksi Pidana Khusus Kejari Tanjungpinang mengamankan Bertha Romius Yasin alias Romy, buronan kasus korupsi, Minggu (30/8) malam. Romy diamankan di rumahnya, Kompleks Buana Vista, Batam Center, Kota Batam, sekira pukul 18.30 WIB.

Romy merupakan buron kasus korupsi pembangunan dermaga Desa Bakong, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, tahun 2008 lalu. Berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Tanjungpinang Nomor: 290/Pid.B/2010/PN/TPI tanggal 11 Januari 2011, Romy dijatuhi hukuman pidana penjara 3 tahun 6 bulan dan denda Rp50 juta. Selain itu, Romy juga diharuskan membayar Rp634.370.478.

“Yang bersangkutan buron sejak perkara ini berjalan di proses persidangan, sehingga persidangan berjalan secara in absentia,” kata Kajari Batam, Polin Octavianus Sitanggang didampingi Kasi Pidsus Kejari Batam, Aditya Rakatama di Kantor Kejari Batam, Minggu (30/8/2020) malam.

Menurut Polin, malam ini juga Romy langsung dibawa menuju Tanjungpinang. Ia juga akan menjalani pemeriksaan rapid tes di Dinkes. “Besok pagi akan kita bawa dulu ke Dinkes untuk pemeriksaan rapid tes, baru selanjutnya ke Lapas Tanjungpinang,” katanya.

Sementara itu, Kasipidsus Kejari Batam, Aditya Rakatama menjelaskan, terpidana adalah seorang pengusaha yang meminjam bendera PT Bandar Dunia Madani dengan Direktur Zulkadri untuk melaksanakan kegiatan pembangunan dermaga bakong. Perkara ini merupakan splitzing dari terpidana lain yang sudah dieksekusi terlebih dahulu dan telah merugikan negara sebesar Rp2.222.443.109.

“Dia ini subcontnya dari proyek pengerjaan itu. Dan 2 terpidana lainnya sudah menjalani putusan, bahkan ada yang sudah keluar karena mereka menjalani proses hukum,” kata Raka. (KS 09)

Editor: zaki