Keprisatu.com – Direktur Badan Usaha Pelabuhan Provinsi Kepulauan Riau, Capt Darmansyah  mengatakan pihaknya terus berusaha meningkatkan Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) Kepri.

Hal ini disampaikan Capt Darmansyah,  di Tanjung Pinang Pelantar II. Dia melihat banyak potensi maritim yang mampu mendongkrak perekonomian Kepri.

Melihat Kepulauan Riau 96 % wilayah laut, sehingga potensi laut lebih besar jika dibanding dengan potensi darat. “Melihat lalu lintas kapal di Selat Melaka adalah suatu potensi besar selama ini tidak terfikirkan atau dilihat saja. Tanpa berfikir Wilayah laut Kepri adalah pasar, namun potensi ini belum bisa digali dan dimanfaatkan secara maksimal,” ujar Capt Darmansyah.

Lebih Jauh Capt Darmansyah menggatakan , perlu kerja sama pelaku usaha, agar bisa bersaing dengan negara tetangga Singapora dan Malaysia.

Dia menilai ekonomi maritim sudah saatnya dikelola untuk mengangkat harkat hidup orang banyak, khususnya masyarakat Kepri.  Capt Darmansyah menyebut saat ini sudah ada 70 kapal dikelola olehnya.

Sehingga potensi ini harus terus ditingkatkan melalui usaha labuh jangkar, agar menjadi Pendapatan Asli Daerah Kepri.

Untuk menyatukan Misi dan Visi bukan hal yang mudah, kerena suatu mindset yang harus dirubah, sehingga wilayah laut Kepri menjadi PAD.

“Maka perlu investor – investor dan birokrasi bersama – sama memudahkan segala urusan agar kegiatan ekonomi kemaritiman berjalan dengan harapan, dan bisa bersaing dengan negara asing,” bebernya.

Sebagai putra asli Kepulauan Riau, Capt Darmansyah merasa bertanggung jawab bagaimana menggali potensi kemaritiman. “Terkait Labuh Jangkar, akan membuat ekonomi Kepri lebih baik, apabila dikelola dengan benar dan tepat, kerena banyak sekali rentetan ekonomi yang terjadi di saat Labuh Jangkar itu berjalan,” ungkapnya. ( KS05).

Editor : Joko