Kepala BNNP Kepri Brigjen Pol Richard M Nainggolan saat ekspos kasus pada Bulan Agustus 2020 lalu

Keprisatu.com –Angka peredaran gelap narkoba di Kepri sudah sangat memprihatinkan. Bahkan jumlahnya selama tahun 2020 tepatnya  hingga di pertengahan November, petugas telah berhasil mengamankan hampir satu kuintal sabu. Tak hanya itu, petugas juga telah menetapkan puluhan tersangka.

Seperti disampaikan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau (Kepri). Mereka menyebutkan selama 2020 tepatnya di pertengahan Novemebr  telah mengamankan lebih kurang 84.522,22 gram narkotika jenis sabu.

Kasus tersebut berasal dari 32 Laporan Kasus Narkotika (LKN) dengan jumlah tersangka sebanyak 61 orang. Hal ini dikatakan Kabid Berantas BNNP Kepri Kombes Pol Arief Bastari, Kamis (12/11/20).

“Dari 61 orang tersangka ini, 58 tersangka berjenis kelamin laki-laki dan 3 orang perempuan,” ujarnya. Sementara itu, dari ke 61 tersangka ini setidaknya ada 4 orang tersangka yang berstatus Warga Negara Asing (WNA).

“LKN ini sebagian besar telah di serahkan ke kejaksaan dan sebagiannya masih ditangani oleh BNNP atau pemberkasan,” katanya.

Dia menjelaskan, ada beberapa kasus merupakan limpahan, tapi kebanyakan kasus merupakan pengembangan BNNP Kepri. Selain sabu, pihaknya juga mengamankan 3410 butir ekstasi dan 3,75 gram.

“Sebagian besar barang bukti narkoba itu sudah dimusnahkan dan sisanya untuk uji laboratorium dan pembuktian di persidangan,” ungkapnya. Namun dia mengaku belum puas sampai disitu saja. Pihaknya akan terus berupaya melakukan pemberantasan peredaran gelap narkotika di Kepri.

“Kita akan terus lakukan penindakan, yang jelas kami perlu dukungan masyarakat untuk pemberantasan barang haram tersebut,” pungkasnya. (ks14)

Editor : Tedjo