Keprisatu.com – Bentuk keseriusan Gubernur Kepri Ansar Ahmad untuk membangun Kepulaun Riau dengan menyalurkan anggaran dana ke Natuna untuk pembangunan pelabuhan sebanyak Rp200 miliar.

Hal ini  disikapi positif oleh Kementrian Perhubungan Budi Karya Sumadi ( BKS).  Kementrian Perhubungan ( Kemenhub ) mengapreasiasi Gubernur Kepri dalam upaya membangun Kepri. Tidak main -main, Budi Karya Sumadi membantu Rp 200 miliar untuk pembangunan Pelabuhan di Kabupaten Natuna.

Ansar Ahmad, mengatakan dalam rapat video confrence ( vicon ) dengan Budi Karya Sumadi, dukungan penuh  Menteri Perhubungan ini disampaikan oleh Gubernur Kepri.

“Pak Menteri siap mengalihkan anggaran Rp.200 Miliar yang sebelumnya untuk pembangunan Pelabuhan di Papua, dan diberikan ke Kepri untuk revitalisasi Pembangunan Pelabuhan Natuna. Anggaran akan dialokasikan pada tahun 2022 mendatang ,”ujar H.Ansar.

Selanjutnya nanti, H.Ansar akan memanggil Bupati Natuna untuk berkoordinasi lebih lanjut guna menpersiapkan rencana kerja Bupati Natuna. Ansar meminta kepada Bupati Natuna, “Kita ingin ketika anggaran sudah siap untuk pembanggunan pelabuhan tersebut tidak ada masyalah di lapangan”.

Dalam kesempatan itu juga H.Ansar Ahmad baru saja melakukan Nota Kesepahaman ( MoU ) Penandatangganan dengan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia ( BPSDM ) Kementerian Perhubungan Zulkifli.

Ada 4 point dalam  dalam kesepakatan itu menyangkut kerja sama di bidang program untuk lulusan SMA atau sederajat untuk memiliki sertifikat kompetensi bidang transportasi dan pemberdayaan masyarakat untuk operator transportasi tradisional.

Memorandum of Undersranding ( MoU) juga menyangkut program pelaksanaan revalidasi sertifikat yang dilaksanakan di Kepri serta program penyedian Sumber Daya Manusia ( SDM ) transportasi untuk kebutuhan pemerintah Daerah.

Ansar Ahmad menilai Kepri adalah 96 % laut. “Mayoritas anak – anak kita adalah Pelaut dan sangat menbutuhkan dapat Sertifikat Ahli Nautika tingkat Dasar ( ANTD ) sampai tingkat V. Jadi  tidak harus jauh – jauh keluar daerah, semua akan ada di Kepri untuk kedepannya,” jelas Ansar.( KS05).

Editor : Tedjo