Grafis Pilpres Amerika Serikat. (Sumber: Reuters/BBC)

Keprisatu.com – Penghitungan suara Pilpres Amerika Serikat di sejumlah negara bagian masih terus berlangsung. Presiden Donald Trump mencuit ‘hentikan penghitungan’. Trump mengulangi klaim tak berdasar tentang adanya kecurangan suara dan pemilihan.

Tim kampanye Trump menyatakan mengajukan gugatan lagi di sejumlah negara bagian penting. Namun para pemantau internasional mengatakan tidak ditemukan bukti tuduhan itu.

Dalam pada itu, calon presiden dari Demokrat, Joe Biden, tampak makin tak terbendung di negara-negara bagian penting dalam persaingan menjadi presiden Amerika Serikat. Biden meminta semua pihak tetap tenang setelah ia mendapat kemajuan di negara-negara bagian penting dalam Pilpres AS.

Sejauh ini, gugatan hukum yang dikabulkan adalah di Pennsylvania, dengan menetapkan pengawas pemilihan boleh berdiri lebih dekat dengan titik penghitungan suara.

Namun gugatan di Georgia tentang sekitar 50 kertas suara lewat pos, ditolak oleh otoritas hukum setempat.

Menurut Trump, jajak pendapat media terhadap hasil penghitungan suara yang belum selesai sebagai “politik campur tangan”.

Ia menambahkan, “banyak gugatan secara hukum karena betapa tidak adilnya proses ini”.

Para pemantau internasional tetap mengatakan tidak ditemukan bukti tuduhan itu dan Twitter memberikan tanda bahwa komentar Trump menyesatkan.

Biden meminta semua pihak tetap tenang, di tengah adanya kemajuan perolehan suaranya dalam proses penghitungan di sejumlah negara bagian penentu.

Dalam pidato singkat di televisi, kandidat dari Demokrat ini mengatakan, dia ‘tidak ragu’ bahwa pada akhirnya akan menang.

Dia mengatakan bahwa dia dan pasangannya Kamala Harris “tidak ragu” bahwa ketika penghitungan selesai mereka “akan dinyatakan sebagai pemenang”.

Sampai sekitar pukul 13.45, Jumat (06/11), Biden telah meraih 253 suara elektoral, sementara Presiden Trump sebanyak 214 suara elektoral.

Biden mengungguli Trump di Pennsylvania, dan unggul tipis di Arizona serta Nevada. Penghitungan masih terus berlanjut di lima negara bagian utama Pennsylvania, Nevada, Arizona, Georgia, dan Carolina Utara. (ks04)

editor: arham