Keprisatu.com – Pemerintah Kabupaten Karimun melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun menutup kembali sekolah- sekolah di Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Senin (8/2/2021).

Penutupan sekolah itu, dilakukan pasca ditemukan 18 orang santri di salah satu Pondok Pesantren di Kecamatan Moro reaktif rapid test Covid-19.

Sekretaris Dinas Pendidikan Karimun Riza Kurniati mengatakan, penutupan sekolah di Kecamatan Moro dimulai pada Senin (8/2/2021) hingga Sabtu (13/2/2021) mendatang.

Hal tersebut dilakukan dengan pertimbangan kesehatan para pelajar dan mengantisipasi adanya penyebaran Covid-19.

“Mulai hari ini hingga Sabtu mendatang akan ditutup. Ada sejumlah santri yang hasil rapid testnya reaktif,” kata Riza, Senin (8/2/2021).

Ia mengatakan, pihaknya akan kembali meninjau kebijakan itu apabila santri yang reaktif Covid-19 itu seluruhnya negatif Covid-19. Namun sebaliknya, apabila ditemukan adanya santri yang terpapar Covid-19, pembelajaran dari rumah akan kembali diperpanjang.

“Kita tinjau satu minggu kedepan, apabila negatif maka kita buka kembali. Tetapi, apabila ada yang positif maka kita perpanjang masa belajar dari rumah,” ujarnya.

Riza mengatakan, penutupan sekolah itu setelah adanya koordinasi bersama Bupati Karimun sebagai Kepala Daerah.

“Pak Kadis telah berkoordinasi bersama bapak Bupati Karimun dan telah disetujui,” katanya.

(KS12)