Anggota Bawaslu Provinsi Kepri, Said Abdullah. Foto ; Dokumentasi Pribadi

Keprisatu.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) membuka pendaftaran untuk Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS). Pendaftaran ini dibuka mulai tanggal 3 Oktober hingga 15 Oktober 2020 mendatang.

Anggota Bawaslu Kepri, Said Abdullah mengatakan pembukaan pendaftaran PTPS ini dilakukan seiring waktu pelaksanaan Pilkada yang hanya terhitung 69 hari lagi. Selain itu, keterlibatan masyarakat sebagai PTPS juga sebagai bentuk tanggungjawab bersama untuk mensukseskan Pilkada dan menghasilkan pemimpin yang berintegritas sesuai pilihan rakyat.

“Pilkada yang berintegritas hanya dapat dicapai jika seluruh proses berjalan dengan berintegritas pula, karena itu, Bawaslu memanggil putra-putri terbaik Kepri untuk berpartisipasi secara langsung mengawal pelaksanaan Pilkada,” kata Said.

Said menjelaskan, untuk pelaksanaan Pilkada tahun ini, Bawaslu Kepri akan merekrut sebanyak 4.054 orang PTPS yang akan disebar ke seluruh kabupaten/kota di Kepri. Dari jumlah tersebut, 2.175 orang untuk wilayah Kota Batam, 443 orang untuk Kota Tanjungpinang, 119 orang untuik Kabupaten Anambas, 170 orang untuk Kabupaten Natuna, 242 orang untuk Kabupaten Lingga, 351 orang untuk Kabupaten Bintan dan 554 orag untuk Kabupaten Karimun.

“Pendftaran dibuka di Kantor Sekretariat Panwaslu Kecamatan di setiap wilayah
kabupaten/kota se-Provinsi Kepulauan Riau,” ujar Said.

Untuk bisa menjadi PTPS, calon peserta harus memenuhi beberapa persyaratan yang telah ditetapkan, seperti berusia minimal 25 tahun, jenjang pendididikan SMA, bebas dari penyalahgunaan narkotika, mengundurkan diri dari keanggotaan partai politik sekurang-kurangnya 5 tahun pada saat mendaftar sebagai calon PTPS, mengundurkan diri jabatan politik, jabatan di pemerintahan, atau di badan usaha milik negara/badan usaha milik daerah pada saat mendaftar sebagai calon, tidak pernah dipidana penjara selama 5 tahun atau lebih, dibuktikan dengan surat pernyataan, bersedia bekerja penuh waktu yang dibuktikan dengan surat pernyataan, bersedia tidak menduduki jabatan politik, jabatan di pemerintahan, badan usaha milik negara atau badan usaha milik daerah selama masa keanggotaan apabila terpilih, dan tidak berada dalam ikatan perkawinan dengan sesama penyelenggara Pemilu, serta persyaratan lainnya.

“Dikarenkan pelaksanaan Pilkada tahun ini dalam masa pandemi Covid-19, maka juga ada persyaratan harus bersedia melaksanakan pemeriksaan rapid test atau menggunakan surat keterangan bebas gejala seperti influensa
yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit atau otoritas kesehatan dalam hal layanan rapid
test,” kata Said.

Bagi calon peserta yang ingin mendaftarkan diri, dapat mengisi formulir pendaftaran yang dapat diunduh di laman web Bawaslu kabupaten/kota atau di kantor-kantor Panwaslu Kecamatan. Penyerahan berkas pendaftaran dapat dilakukan melalui pesan singkat whastapp ke nomor yang disediakan masing-masing Pokja Pembentukan PTPS di Panwaslu Kecamatan, atau melalui Pos atau diserahkan secara langsung ke Kantor Panwaslu Kecamatan masing-masing.(ks09)