Data perkembangan Covid-19 Kota Batam per 29 Agustus 2020.

Keprisatu.com – Kasus baru pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Batam bertambah 18 orang, Sabtu (29/8/2020). Dari jumlah itu, 5 di antaranya adalah tenaga kesehatan (nakes) di RSHB dan RSUD Embung Fatimah Batam.

“Data ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim Analis Laboratorium BTKL PP dan Analis Laboratorium RSKI Covid-19 Galang berdasarkan hasil Temuan Kasus Baru dan Hasil Tracing,” sebut Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi, dalam keterangan tertulisnya.

Berikut riwayat pasien terkonfirmasi positif Covid-19:
1. Terkonfirmasi kasus nomor 600, Tn. K (33), laki-laki. Karyawan swasta ini beralamat di Perumahan Sari Padjadjaran, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung. Merupakan kontak erat dengan nomor. 432.

2. Terkonfirmasi kasus nomor 601 Tn.RI (34), laki-laki. Nakes – RSHB ini beralamat di Perumahan Bengkong Wahyu Tanjung Buntung Bengkong. Merupakan Kontak erat dengan nomor. 451.

3. Terkonfirmasi kasus nomor 602 Ny. LS (27), perempuan. Nakes – RSHB ini beralamat di Perumahan Bengkong Nusantara Kavling Harapan Bengkong Sadai Bengkong. Merupakan Kontak erat dengan nomor. 451.

4. Terkonfirmasi kasus nomor 603 Nn. H (24), perempuan. Nakes – RSHB ini beralamat di Perumahan Kavling Tering Mas Tanjung Sengkuang Batu Ampar. Merupakan Kontak erat dengan nomor. 451.

5. Terkonfirmasi kasus nomor 604 Nn. AL (26), perempuan. Nakes – RSHB ini beralamat di Perumahan Tiban Indah Permai Tahap 6 Tiban Indah Sekupang. Merupakan Kontak erat dengan nomor. 451.

6. Terkonfirmasi kasus nomor 605 Tn. MRI (15), perempuan. Pelajar ini beralamat di Perumahan Citra Mas Indah Batu Besar Nongsa. Merupakan Kontak erat dengan nomor. 532

7. Terkonfirmasi kasus nomor 606 Tn. L (38), laki-laki. Karyawan Swasta ini beralamat di Perumahan Citra Mas Indah Batu Besar Nongsa. Merupakan Kontak erat dengan nomor. 532.

8. Terkonfirmasi kasus nomor 607 An. ARP (8), laki-laki. Pelajar ini beralamat di Perumahan Tiban Koperasi Tiban Baru Sekupang. Merupakan Anak Kandung / Kontak erat dengan nomor. 497

9. Terkonfirmasi kasus nomor 608 An. FZ (8), laki-laki. Pelajar ini beralamat di Perumahan Kompleks Dinas Pendidikan Sungai Harapan Sekupang. Merupakan Anak Kandung / Kontak erat dengan nomor. 527

10. Terkonfirmasi kasus nomor 609 Ny. EL (34), perempuan. Ibu Rumah Tangga (IRT) ini beralamat di Perumahan Tiban Koperasi Tiban Baru Sekupang. Merupakan istri / Kontak erat dengan nomor. 497

11. Terkonfirmasi kasus nomor 610 Ny. Y (37), perempuan. Nakes – RSUDEF ini beralamat di Perumahan Tanjung Riau Tanjung Riau Sekupang. Merupakan Kontak erat pada lingkungan tempat tugasnya RSUD Embung Fatimah Batam

12. Terkonfirmasi kasus nomor 611 Ny. T (44), perempuan. Ibu Rumah Tangga (IRT) ini beralamat di Perumahan Batu Batam Vista Baloi Indah Lubuk Baja.

13. Terkonfirmasi kasus nomor 612 Tn. A (45), laki-laki. ASN – Pemko Batam ini beralamat di Perumahan Perum New Tiban Housing Tiban Baru Sekupang

14. Terkonfirmasi kasus nomor 613 Tn. RAS (48), laki-laki. Buruh Harian ini beralamat di Perumahan GMP Duriangkang Sungai Beduk.

15. Terkonfirmasi kasus nomor 614 Tn. CAY (44), laki-laki. Karyawan Swasta ini beralamat di Perumahan Garden Residence Taman Baloi Batam Kota. Merupakan Kontak erat dengan nomor. 579

16. Terkonfirmasi kasus nomor 615 Nn. J (25), perempuan. Karyawan Swasta ini beralamat di Perumahan Garden Residence Taman Baloi Batam Kota. Merupakan Kontak erat dengan nomor. 579

17. Terkonfirmasi kasus nomor 616 Tn. RW (39), laki-laki. Wiraswasta ini beralamat di Perumahan Batu Batam Baloi Indah Lubuk Baja. Merupakan Kontak erat dengan nomor. 579

18. Terkonfirmasi kasus nomor 617 Tn. LF (12), laki-laki. Pelajar ini beralamat di Perumahan Garden Residence Taman Baloi Batam Kota. Merupakan Kontak erat dengan nomor. 579

Dengan demikian pada hari ini dapat kami sampaikan bahwa dari hasil penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan oleh Tim Surveilans Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam terhadap seluruh cluster dapat disimpulkan sementara bahwa sudah terlihat adanya perbaikan dengan penurunan jumlah kasus baru. Namun demikian masih mungkin terjadi pertumbuhan kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster tersebut ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun impor.

“Hal ini akan terjadi bilamana masyarakat mulai kembali mengabaikan kepatuhan dalam penerapan protokol kesehatan dan imbauan dari pemerintah sebagaimana yang telah disampaikan guna menekan laju pertumbuhan kasus penyakit Covid-19 ini,” sebut Rudi. (KS 08)