Keprisatu.com – Naas benar nasib pria berinisial De ini. Bermaksud mengadu nasib di Kota Batam, pria yang sudah beristri itu malah harus berurusan dengan polisi.

Terdesak kebutuhan akibat belum bekerja, Deni kalap dan silau melihat kotak infak di sebuah mushola. Brak. Kota infak dirusaknya. De mengambil uang di kotak infak.

Sial baginya.  Warga memergokinya dan menangkapnya lalu membawanya ke kantor polisi.

Kisah Pencurian kotak amal ini, terjadi di Mushola Tanjung Sengkuang, Kelurahan Batu Merah, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam. Kali ini aksi tak terpuji tersebut dilakukan De (24). Dia ngaku nekat mencuri akibat kehabisan uang.

Deni mengaku dirinya baru seminggu di Batam, ia datang bersama istrinya dari Tanjung Pinang untuk mencari pekerjaan. Selama di Batam dia belum mendapatkan tempat kos dan tinggal di Hotel.

Kapolsek Batu Ampar, Kompol Nendra Madya Tias mengatakan pada Rabu (17/3/2021) sekira pukul 12.00 WIB saksi melihat De berjalan mondar mandir di seputaran mushola selanjutnya terduga mendekati kotak amal di mushola tersebut.

“Terduga merusak kotak amal tersebut lalu mangambil uang yang ada di dalam kotak amal tersebut, pada saat terduga hendak pergi saksi I dan II langsung mengamankan terduga, selanjutnya saksi I menghubungi pihak polsek Batu Ampar, ” ujarnya Jumat (19/3/2021).

Kemudian anggota Patroli dan Opsnal selanjutnya Babinkamtikmas langsung mendatangi TKP, kemudian terduga langsung dibawa ke polsek Batu Ampar untuk dilakukan pores lebih lanjut.

Setelah sampai di Polsek Batu Ampar pengurus masjid dan kesepakatan dari warga tidak ingin membuat laporan disebabkan nilai kerugian hanya Rp389 ribu. Pengurus masjid berdasarkan kesepakatan warga hanya meminta terduga untuk memintak maaf.

“Terduga membuat surat pernyataan, selanjutnya meminta untuk terduga memperbaiki kotak amal yang telah dirusaknya,” pungkasnya. (KS15)