Seorang bocah tengah mandi di tengah banjir rob di Karimun

Keprisatu.com – Banjir rob atau pasang keling, merendam sejumlah wilayah Kabupaten Karimun, Kamis (14/1/2021). Fenomena alam itu kerap terjadi di akhir dan awal tahun. Hal ini  merupakan hal biasa dihadapi warga yang tinggal di daerah pesisir.

Banjir Rob biasanya terjadi pada waktu- waktu tertentu dan hanya berselang beberapa jam. Namun begitu, banjir rob itu berdampak langsung ke warga, karena tidak sedikit rumah- rumah warga ikut terendam.

Seperti di Tanjungbatu, setiap akan terjadinya air pasang, masyarakat akan mengevakuasi barang-barang mereka agar tidak terendam.

Ketua RT 02 RW 05 Tanjungbatu Kota, Junaidi mengatakan, fenomena banjir rob itu meruoakan hal yang sudah dihadapi oleh warga khususnya yang tinggal di kawasan dataran rendah.

“Tidak terlalu heran lagi, karna ini sudah sering terjadi pada waktu-waktu tertentu,” katanya.

Ia mengatakan, pihaknya belum menemukan solusi untuk perihal banjir rob tersebut, sehingga warga hanya bisa mengevakuasi barang- barang berharga miliknya sebelum air naik ke rumah mereka.

“Yang paling parah di bagian agak rendah, air bisa mencapai lutut, jadi hanya bisa menyelamatkan barang-barang saja. Untuk bagaimana solusinya belum dapat, apalagi rumah papan” kata Junaidi.

Oleh karena itu, masyarakat yang meminta pada pemerintah daerah untuk dapat memberikan solusi, agar pada setiap terjadinya air pasang, air tidak masuk ke dalam rumah.

“Ya memberikan solusi, agar tidak setiap tahun kami seperti ini,” katanya. (Ks12)

Editor : Tedjo