Sekdaprov Kepri, TS Arif Fadillah akhir pekan lalu menyerahkan PCR Portable untuk Karimun. Alat ini juga diberikan untuk Batam dan Tanjungpinang. (Foto: Humas Pemprov)

Keprisatu.com – Akses internasional Kepri–Singapura atau sebaliknya mulai dibuka hari ini, Senin 26 Oktober 2020.

Untuk pebisnis Singapura yang akan masuk ke Kepri, disebut ada dua pintu masuk internasional yang disetujui. Pertama, Terminal Feri Internasional Batam Centre dan Kedua, Terminal Feri Internasional Nongsa.

”Dua pintu masuk internasional, yaitu Pelabuhan Nongsa atau Batam Center di Kepri, serta Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,’’ sebut Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah akhir pekan lalu di sela menyerahkan peralatan Tes PCR Portable di Karimun.

Terkait bantuan PCR Portable, juga diberikan untuk RS Umum Provinsi Ahmad Thabib di Kota Tanjungpinang. Kota Batam juga mendapat PCR Portable. Dengan PCR Portable, Arif berharap swab bisa dilakukan dan cepat diketahui hasilnya.

Kembali ke Business to Business (B to B), menurut Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Provinsi Kepri ini, ketentuan dengan Singapura sangat ketat. Ketika keluar masuk harus dilakukan swab dua kali, di Singapura dan Batam untuk memastikan tidak terpapar Covid-19.

Ia mengungkapkan setelah B to B sukses, akan dilanjutkan dengan pembukaan industri pariwisata secara bertahap di Kepri.

Kawasan pariwisata Lagoi di Pulau Bintan Kepri, tambah dia, sudah sangat siap dan telah diaudit oleh semua pihak. Bahkan untuk memastikan hal tersebut, Pjs Gubernur Kepri telah meninjau semua tempat di kawasan itu untuk meyakinkan dunia bahwa Kepri siap menyambut adaptasi kebiasan baru. (arham)