Arif resmi Plh Gubernur Kepri.
Arif menerima SK Plh Gubernur Kepri dari Dirjen Depdagri, Bahtiar Baharuddin, Rabu (11/2/2021). (Foto; Humas Kepri)

Keprisatu.com – Sekdaprov Kepri, TS Arif Fadilah resmi
menjabat merangkap sebagai Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Kepri mulai besok, Jumat (12/2/2021). Mengenai surat penunjukannya sudah Arif terima di Jakarta.

Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Bahtiar Baharuddin, yang memberikan surat penunjukan Plh Gubernur Kepri itu kepada Arif di Jakarta, Rabu (10/2).

Hal itu Gubernur Kepri Isdianto utarakan saat memberikan kata sambutan silaturahmi berakhirnya masa jabatannya sebagai Gubernur Kepri mulai 12 Februari.

”Pak Sekda akan menjabat Plh Gubernur sampai ada nantinya
Gubernur baru. Harapan saya bisa bekerja baik dan bekerja sama
dengan semua SKPD, ” kata Isdianto di Aula Kantor Gubernur
Kepri, Kamis (11/2).

BACA JUGA: KPU Kepri Sebut Pelantikan Ansar-Marlin Perlu Proses

Isdianto sendiri sudah menjabat selama 2 tahun 10 bulan. Awalnya menjabat sebagai wakil gubernur, kemudian menjabat menjadi Plt Gubernur hingga akhirnya menjadi
Gubernur Kepri.

Sementara itu, Sekdaprov TS Arif Fadilah mengatakan dirinya akan mendapat tugas sebagai Pelaksana Harian Gubernur
sampai ada pelantikan Gubernur definitif.

“Penunjukannya sesuai dengan UU nomor 23 tahun 2014. Apabila
terjadi kekosongan, maka Plh-nya Pejabat Tinggi Madya,” kata
Arif.

Dalam wawancara tersebut, Arif menambahkan bahwa betul semalam telah menerima SK Pelaksana Harian (Plh) Gubernur
Kepulauan Riau di Jakarta

“Saya tinggal melaksanakan dan menjalankan pekerjaan apa yang sudah tertuang dalam APBD, dan ini saya menyatukan persepsi teman-teman OPD dalam pelaksanaan roda pemerintahan,” ujarnya.

Selain itu, Pemerintah Provinsi juga sudah menyiapkan surat
penunjukan Pelaksana Harian (Plh) Bupati dan Wali Kota yang mana masa jabatannya habis dan masih menjalankan sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi.

“Kita juga mengirim surat kepada Kemendagri guna melantik
Bupati Bintan dan Kepulauan Anambas di mana masa jabatannya habis pada 17 Februari ini,” jelas Arif. (ks04)

editor: arham