Arie Cargo

Keprisatu.com – Arie Cargo serius mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Kepri. Bahkan ia sudah berkoordinasi dengan IMI Pusat untuk membantu otomotif baik roda 2 maupun roda 4 agar ke depannya IMI Kepri bisa lebih maju lagi.

“Kita di Kepri yang daerahnya langsung berbatasan dengan negara Singapura dan Malaysia, harusnya IMI Kepri bisa lebih greget atau lebih hebat lagi jika dibandingkan dengan IMI daerah lainnya,” kata Arie Cargo sapaan akrabnya, Kamis (25/3/2021).

Arie yang siap maju memimpin IMI Kepri lima tahun kedepan ini akan membuat sejumlah program, baik program yang sudah ada maupun program baru. Misalnya memberikan edukasi kepada anak usia dini atau pelajar bahayanya berkendaraan jika tanpa pengawasan atau pengetahuan tentang berkendaraan.

“Lihat saja dijalankan, masih banyak anak-anak pelajar dan bahkan anak yang masih kecil membawa motor secara ugal-ugalan. Itukan sangat berbahaya, bukan hanya untuk dirinya sendiri, tapi juga berbahaya bagi pengendara lainnya,” ucapnya.

Menurut Arie, salah satu peran penting IMI ialah memberikan pemahaman tersebut. Sasarannya sambung Arie, bukan ke anak tersebut, tetapi ke para orangtua atau para guru-guru di sekolah masing-masing.

“Tidak masalah anak dibawah umur mengetahui bagaimana cara membawa kendaraan, tapi yang paling penting ialah mengedukasi para orangtua dan guru apa bahayanya anak dibawah umur mengendarai sepeda motor,” ucapnya.

Kata Arie, selama ini edukasi yang diberikan sifatnya hanya kepada bahaya dalam berkendara saja. Tapi beda program yang diberikannya nanti, ialah menjadikan anak tersebut sebagai enterpreuner untuk dibidang otomotif roda dua.

“Banyak cara mengalihkan anak-anak menjadi lebih baik di dunia otomotif. Kita berikan pengetahuan atau pelatihan tentang otomotif, misalnya ahli di mesin motor, kalau hobi balap kita siapkan sirkuitnya, biar lebih terarah jangan di jalanan, dan kalau mereka berhasil akan ada penghasilannya,” ungkap Arie.

Kata Arie, apabila ia dipercaya menjadi Ketua Umum IMI Kepri, hal terutama yang ia berikan ialah produktif, transparan dan melayani. Didalam IMI sambungnya harus mengutamakan loyalitas. Dan perlu diingat juga, IMI bukan tempat mencari penghasilan atau pendapatan, organisasi ini untuk semua masyarakat yang memiliki kendaraan.

“IMI bukan milik seseorang atau kelompok, IMI milik semua orang yang memiliki kendaraan baik roda 2 maupun roda 4, tentunya kendaraannya harus dilengkapi dengan surat-surat dan pajak hidup,” ungkapnya.(KS10)

Editor : Tedjo