Anton Permana

Keprisatu.com – Aktivis deklarator dan pengurus Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Anton Permana ditangkap Polri di Jakarta.

Dia dijemput di rumah saudaranya di kawasan Rawamangun, Selasa (13/10/2020) pukul 00.00 – 02.00 WIB.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Awi Setiyono, Selasa (13/10), sebagaimana dilansir Medcom.id, membenarkan penangkapan itu.

Di Kepri, sejak Rabu (14/10), Anton Permana menjadi perbincangan atau menu hangat di kedai kopi. Ternyata banyak warga Batam, bahkan Kepri mengenal Anton. Mulai dari aktivis, lsm, wartawan, pejabat hingga pengusaha.

”Dia aktivis di banyak organisasi. Saya mengenal dia karena kami sama-sama Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI-Polri,” ujar seorang wartawan media yang berkantor di Batam Centre.

Awi menjelaskan Anton ditangkap lantaran diduga menuliskan tulisan di Facebook dan WhatsApp terkait Omnibus Law dengan sangkaan awal menyebarkan berita hoaks.

Siapa Anton Permana, yang kini jadi perbincangan hangat?  Anton Permana diketahui salah seorang deklator KAMI. Ia tercatat sebagai pengamat sosial politik, dan militer.

Dia juga alumni PPRA Lemhannas RI Tahun 2018. Anton pernah menjadi Pengurus Daerah Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI-Polri di Provinsi Kepulauan Riau.

Sangat banyak organisasi yang pernah digeluti oleh Anton Permana, baik di Kota Batam, Provinsi Kepri, di Kota Payakumbuh – Sumatera Barat, maupun di Jakarta. Di Kota Batam di awal tahun 2000-an dia pernah aktif di organisasi Ikatan Keluarga Sumatera Barat (IKSB) Kota Batam.

Dia dikenal dekat dengan mantan Gubernur Kepri Ismeth Abdullah, mantan Wali Kota Batam Ahmad Dahlan, mantan Wakil Wali Kota Batam Ria Saptarika yang kini kembali menjabat sebagai Anggota DPD RI Dapil Kepri.

Anton Permana, pria kelahiran 5 Februari 1981 berasal dari Kelurahan Balai Nan Duo, Nagari Koto Nan Ampek, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Provinsi Sumatera Barat.

Anton dulu juga dekat dengan Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi. Anton adalah anak dari seorang pensiunan TNI.

Sejak beberapa tahun belakangan Anton Permana lebih banyak beraktivitas di ibu kota Jakarta.

Dia alumnus pasca sarjana Universitas Andalas, dan tengah menyelesaikan program doktoral di satu perguruan tinggi tanah air.

Anton yang sering terlihat sangat dekat dengan mantan Panglima TNI Jendral (Purn) Gatot Nurmantiyo juga merupakan penghulu atau ninik mamak yang ditinggikan seranting di kampungnya, Balai Nan Duo Koto Nan Ampek, Payakumbuh. Gelar ninik mamak yang disandang Anton Permana adalah Datuak Nan Hitam.

Anton memang dikenal seorang yang kritis, tajam dalam memandang persoalan serta gigih dalam memperjuangkan kebenaran yang diyakininya.

Selain terjun langsung berjuang dalam berbagai organisasi, dia juga banyak menulis di berbagai media cetak, online, media sosial, dan lainnya.

Tulisannya tajam, lugas, terbuka dan mudah dicerna. Banyak orang yang selalu menunggu tulisan terbaru dari Anton Permana.

Tulisan Anton berbobot, selain karena dilengkapi referensi, juga didasari fakta dan informasi penting dari orang-orang yang bergelimang dengan persoalan yang diangkat dalam tulisan.

Anton juga tampak sering hadir pada acara ILC (Indonesia Lawyer Club) yang diorganisir oleh Karni Ilyas, Pemred TV One.

Kendati terkesan tegas, namun pria berperawakan tinggi besar itu juga suka humor dan bahkan terampil memainkan gitar. Cukup sering Anton mengunggah foto dan video sedang menyanyi sembari memetik senar gitar di media sosial. Anton juga hobi olahraga menembak. Di Kota Payakumbuh, dia pernah menjadi Ketua Pencab Pertina. (ks04)