Ansar-Marlin
Ansar-Marlin saat akan mendaftar di KPU Kepri untuk mengikuti Pilkada Serentak 9 Desember 2020 silam.

Ansar-Marlin Disebut Bersama Tiga Pasangan Gubernur Terpilih Lainnya  

Keprisatu.com – Pelantikan Ansar Ahmad dan Marlin Agustina menjadi Gubernur dan Wakil Gubenur Provinsi Kepri, dikabarkan pada 15 Februari 2021. Presiden Jokowi akan melantik pasangan gubernur terpilih Ansar-Marlin di Istana Negara Jakarta dengan protokol kesehatan yang ketat.

Mengutip sumber Investor Daily, pelantikan Ansar-Marlin akan bersamaan dengan tiga pasangan gubernur terpilih lainnya.  Ketiga pasangan lainnya adalah pasangan Zainal Arifin Paliwang dan Yansen Tipa Padan, pemenang Pilkada Kalimantan Utara, Olly Dondokambey–Steven Kandouw (Sulawesi Utara), dan Rusdy Mastura-Ma’mun Amir (Sulawesi Selatan).

BACA JUGA: KPU Kepri Sebut Pelantikan Ansar-Marlin Perlu Proses

Sesuai tradisi yang sudah Presiden Jokowi bangun sebelumnya, prosesi upacara pelantikan akan mulai dari Ruang Kredensial, Istana Merdeka. Di ruangan itu, Presiden bersama Wakil Presiden dan Mendagri menyerahkan petikan Surat Keputusan Presiden (Keppres) kepada calon gubernur-wakil gubernur untuk pelantikan.

Usai penyerahan Keppres, Presiden Jokowi beserta Wakil Presiden dan Mendagri bersama pasangan gubernur-wakil gubernur berjalan kaki menuju ruang pelantikan di Istana Negara.

BACA JUGA: Ansar – Marlin Sah Menang Pilkada Kepri 2020

Sebelumnya gelaran Pilkada Serentak 9 Desember 2021 di sembilan provinsi. Yaitu Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan Ansar-Marlin sebagai pemenang Pilkada Serentak 9 Desember 2021 di Provinsi Kepulauan Riau. Ansar-Marlin mengalahkan petahana, Isdianto-Suryani dan pasangan Soerya Respationo-Iman Sutiawan.

Mengenai pelantikan kepala daerah, sudah ada aturannya dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota. Dalam Pasal 163 dalam aturan tersebut, bahwa pelantikan gubernur oleh presiden di ibu kota negara. Jika presiden berhalangan, pelantikan oleh wakil presiden. Apabila, wakil presiden berhalangan, makan pelantikan oleh menteri. (ks04)

LIHAT JUGA: https://investor.id/national/presiden-lantik-4-pasangan-gubernurwakil-gubernur-15-februari