Keprisatu.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Riau (Kepri) berinisial RB digugat atas perkara dugaan penyerobotan lahan seluas 978, 75 meter persegi di kawasan Coastal Area, Kelurahan Teluk Air.

RB digugat 6 ahli waris Almarhum H. Amhar selaku pemilik lahan di Pengadilan Negeri Tanjungbalai Karimun dengan nomor registrasi 09/PD.TG/2021/PNTBK.

Kuasa Hukum Ahli Waris dari Kantor Pengacara S & Corporate Dipo Septiawan mengatakan, kliennya memiliki hak atas lahan 978,75 meter persegi yang terletak di Jalan Coastal Area Kelurahan Teluk Air. Hal itu dibuktikan dengan Surat Hak Milik (SHM) nomor 00889/Teluk air tahun 1982.

“Klien kita memiliki SHM dengan nomor 00889 yang diterbitkan tahun 1982 dan telah diperbarui pada 2016 lalu, sehingga ecara legalitas hukum kita memiliki SHM,” kata Dipo, Rabu (24/2/2021).

Dipo menjelaskan, permasalahan hukum itu terjadi karena adanya penyerobotan lahan oleh RB dengan mengklaim bahwa lahan itu merupakan miliknya dengan diterbitkan Surat Penguasaan Tanah (Spotadik) yang dimohonkan dan diterbitkan secara sepihak dan melawan hukum atas nama RB.

“Saat ini lokasi lahan kami seluas 978,75 meter persegi itu bahkan dipagar oleh RB. Dari tindakan itu, disini kami menuntut keadilan kepada negara ini, karena kita ketahui negara ini merupakan negara hukum bukan negara kekuasaan,” katanya.

Ia mengatakan, sebelum membawa permasalahan ini ke Pengadilan Negeri Karimun, pihaknya telah beberapa kali melakukan pertemuan bersama pihak RB, namun hingga saat ini belum ada titik terang.

“Ini baru sidang perdana, kita dimungkinkan dalam waktu beberapa hari kedepan untuk kembali melakukan mediasi. Pastinya kita masih membuka diri,” katanya.

Dalam sidang perdana itu, turut hadir pihak pengugat yakni ahli waris H. Amhar, dan pihak Tergugat diantaranya RB sebagai tergugat I dan SA sebagai tergugat II.

Dalam sidang sengketa lahan yang dipimpin Hakim Moderator Rizka Fauzan itu, sidang perdana itu terpaksa ditunda dan kedua belah pihak diminta lebih dulu menyiapkan resume.

Dijadwalkan, sidang lanjutan perkara sengketa tanah yang melibatkan salah seorang anggota DPRD Provinsi Kepri itu akan digelar Kamis (4/2/2021) mendatang.(KS12)

Editor : Tedjo