Pelepasan kontingen Kepri ke PON Papua

Keprisatu.com – Kontingen Kepri dilepas oleh Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad. Pelepasan  atlet dan pelatih dari Kota Batam yang akan berlaga pada PON XX di Papua juga dihadiri Ketua KONI Kepri Usep RS, di Kantor Walikota Batam, Senin (20/9/2021). PON Papua akan berlangsung pada 2-15 Oktober 2021.

BACA JUGA : Tim Futsal Kepri Meluncur ke Papua Siap Raih Emas di PON

Kegiatan ini juga dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Jefridin Hamid, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Batam, jajaran KONI Kepri juga KONI Batam.

“Harapan Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan seluruh warga Batam, agar kalian para patriot asal Batam dapat mempersembahkan yang terbaik,” ucap Amsakar.

Berdasarkan laporan Ketua KONI Batam Iskandar Alamsyah, atlet maupun pelatih Batam mendominasi kontigen Kepri.

Untuk atlet, sebanyak 40 orang (77 persen) merupakan atlet dari Batam dari total perwakilan Kepri sebanyak 52 atlet. Sedangkan pelatih dari total 25 yang tergabung dalam kontingen Kepri, sebanyak 17 orang (68 persen) merupakan pelatih Batam.

“Ini menandakan bahwa proses pembinaan yang dilakukan di Batam sudah berjalan on the track. Nah, kami meyakini kalau inputnya baik, output juga baik,” imbuh Amsakar.

Untuk itu, lanjut dia, tidaklah berlebihan jika masyarakat Batam berharap para atlet mempersembahkan yang terbaik untuk daerah. “Ingat bahwa hasil tak akan mengkhianati kerja keras. Dan juga ingat, selalu ada cara untuk menjadi lebih baik. Dua ini kuncinya. Saya percaya kalia para patriot memiliki kiat untuk mendapatt hasil terbaik itu,” papar dia.

Tidak lupa, Amsakar juga mengingatkan agar kontingen menjunjung tinggi sportivitas. “Percaya diri dalam bertanding dan jaga kekompakan,” pungkasnya.

Usep RS selaku Ketua KONI Kepri mengatakan harapannya terhadap para atlet yang sudah menjalani   pembekalan yang dilakukan saat ini. Dengan pembekalan yang sudah dijalani,  dia berharap kesiapan kontingen Kepri menghadapi PON XX Papua makin mantab.

“Pembekalan ini melihat kesiapan Kontingen kita, baik atlet maupun pelatih. Mereka berangkat ke Papua untuk berjuang dan meraih prestasi, bukan sekedar jalan-jalan atau pelesiran,” kata Usep RS.

Usep menerangkan jika selama ini atlet cabor lolos PON telah menjalani pemusatan latihan mandiri. Melalui pembekalan, KONI Kepri bisa memetakan capaian pelatihan yang dilaksanakan pengprov cabor lolos PON.

“PON Papua tinggal menghitung hari. Karenanya ini merupakan langkah penting yang harus dilakukan oleh KONI Kepri. Terutama untuk melihat sejauhmana atlet mengimplementasikan latihan yang telah dijalani selama ini,” kata Usep.

Ia juga mengatakan jika mental atlet yang akan bertanding di PON Papua menjadi fokus pembekalan ini. ” Semoga bekal yang sudah dicapai selama ini, bisa mendorong para atlet mencetak prestasi demi menjaga nama Kepri,” ujar Usep lagi.  (KS10).

Editor : Tedjo