Amsakar Achmad Wakil Walikota Batam

Keprisatu.com – Adanya tiga orang siswa yang terpapar Covid-19 mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Kota Batam. Saat ini pemerintah meminta kepada Dinas Pendidikan Kota Batam agar bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dilingkungan sekolah.

“Kita semua tidak mau ada klaster baru dari pihak sekolah. Aturan mainnya maksimal 14 hari untuk menghentikan kegiatan belajar di sekolah,” kata Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad, Selasa (30/3/2021) di gedung DPRD kota Batam.

Kata Amsakar, Disdik lebih baik mengentikan sementara kegiatan sekolah dan kembali lagi belajar di rumah. Kata dia, sudah menjadi standarnya apabila ada seseorang yang terpapar Covid-19 semua aktivitasnya harus dihentikan sementara.

“Kemarin ada orang yang baru pulang dari Jawa dan  orang itu terpapar covid, maka kegiatan dan gereja di tutup sementara. Dan begitu juga di sekolah harus dihentikan sementara kegiatan belajarnya,” ujarnya.

Selain itu juga sambungnya, bagi sekolah yang tidak terpapar, harap perketat lagi. Saat ini pihaknya juga masih terus membahas apakah semua sekolah di Batam diliburkan atau hanya tiga sekolah tersebut yang diliburkan.

“Ketiga anak yang terpapar Covid-19 saat ini dikarantina di rumah saja. Dan saya instruksikan ke dinas pendidikan untuk terus di lantau keberadaan ketiga anak tersebut,” ujarnya.(KS10).

Editor : Tedjo