Keprisatu.com – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Karimun telah memetakan indeks potensi kerawanan (IPK) dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2020 mendatang.

Sebanyak 435 personil terdiri dari 265 personil Polres Karimun dan 170 personil Bawah Kendali Operasi (BKO) Polda Kepri akan disiagakan untuk mengamankan pesta demokrasi Pilkada serentak Karimun tahun 2020.

Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan mengatakan, untuk pengamanan Pilkada serentak tahun 2020 ini, pihaknya menurunkan sebanyak 2 per 3 kekuatan Polres Karimun untuk mengamankan jalannya tahapan- tahapan Pilkada 2020.

“Pengamanan Pilkada ini, 2/3 kekuatan kita turunkan, nantinya akan dibagi pertahapan untuk pengamanan. Seperti, pada massa pendafaran kemarin ada sebanyak 110 personil yang diturunkan, jadi kita melihat kondisi di lapangan nantinya,” kata Adenan ditemui disela kegiatan baru- baru ini.

Ia mengatakan, pengamanan Pilkada ini akan berjalan dengan ketat dan telah menjadi atensi sejak tahapan Pilkada ini dimulai.

“Iya kita atensi dan serius terhadap pengamanan ini, dimana pada setiap tahapan akan kita lakukan pengamanan dengan berkoordinasi bersama KPU dan Bawaslu,” katanya.

Selain pengamanan, pihaknya juga tegas dalam penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan setiap tahapan Pilkada 2020.

“Iya protokol kesehatan juga salah satunya,” katanya.

Kabag Ops Polres Karimun AKP Lulik Febyantara menambahkan, paaa pengamanan Pilkada 2020 di Karimun, pihaknya telah mengatur strategi dengan pola pengamanan dua polisi menjaga 10 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Dua polisi akan menjaga 10 TPS, itu sudah paling aman. Rata- rata untuk di Karimun aman,” katanya.

Ia mengatakan, di Kabupaten Karimun sendiri pada Pilkada 2020 akan ada 557 TPS yang tersebar di 12 Kecamatan wilayah Karimun.

“Nanti selain dari Polres Karimun kita juga ada personil BKO dari Polda Kepri untuk membantu pengamanan di wilayah Kabupaten Karimun,” katanya. (KS 12)

Editor: zaki