Beranda Batam Ahmad Muzani Resmikan Pembangunan Pondok Pesantren Nur Iman Pulau Kasu, Dorong Penguatan...

Ahmad Muzani Resmikan Pembangunan Pondok Pesantren Nur Iman Pulau Kasu, Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda

 Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani meresmikan pembangunan Pondok Pesantren Nur Iman di Pulau Kasu, Kota Batam, Minggu (2/8).

Batam, Keprisatu.com – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani meresmikan pembangunan Pondok Pesantren Nur Iman di Pulau Kasu, Kota Batam, Minggu (2/8). Peresmian ditandai dengan penanaman pohon kurma serta penandatanganan prasasti di halaman Masjid Nurul Iman sebagai simbol dimulainya pembangunan lembaga pendidikan Islam tersebut.

Kedatangan Ahmad Muzani beserta rombongan disambut hangat oleh Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau Iman Sutiawan, Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, tokoh masyarakat, serta ratusan warga Pulau Kasu.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPR RI Endipat Wijaya, bersama penceramah Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dari Solo yang kemudian mengisi tausiyah dalam rangkaian peresmian pondok pesantren.

Suasana berlangsung khidmat sejak awal acara. Prosesi penanaman pohon kurma menjadi simbol harapan agar Pondok Pesantren Nur Iman tumbuh menjadi pusat pendidikan Islam yang melahirkan generasi berilmu, berakhlak, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat Kepulauan Riau.

Dalam sambutannya, Iman Sutiawan tampak tidak mampu menyembunyikan rasa harunya. Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, ia mengajak seluruh masyarakat Pulau Kasu dan Kepulauan Riau untuk bersama-sama menjaga serta mendukung keberadaan Pondok Pesantren Nur Iman demi kemajuan daerah.

Menurut Iman, berdirinya pondok pesantren tersebut merupakan cita-cita besar masyarakat yang akhirnya dapat diwujudkan melalui dukungan berbagai pihak. Ia berharap pesantren itu nantinya menjadi tempat mencetak generasi Islami sekaligus menjadi pusat pendidikan yang dapat dimanfaatkan masyarakat dari seluruh Kepulauan Riau.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan membesarkan Pondok Pesantren Nur Iman ini. Semoga keberadaannya menjadi kebanggaan Pulau Kasu dan menjadi pusat pendidikan Islam yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat Kepulauan Riau,” ujar Iman Sutiawan.

Iman juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada para dermawan yang telah menghibahkan tanah untuk pembangunan pondok pesantren. Menurutnya, kepedulian tersebut merupakan amal jariyah yang akan terus memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

Sementara itu, Ahmad Muzani menegaskan bahwa pembangunan pondok pesantren tidak hanya menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam membangun karakter generasi penerus bangsa, khususnya di Kota Batam dan Provinsi Kepulauan Riau.

“Yang kita bangun hari ini bukan sekadar gedung, tetapi tempat mencetak generasi yang memiliki akhlak, ilmu pengetahuan, serta karakter yang kuat. Persiapan itu harus dilakukan sejak dini agar mampu menjawab tantangan perkembangan Batam dan Kepulauan Riau di masa depan,” kata Ahmad Muzani.

Ia menambahkan bahwa pembangunan karakter merupakan fondasi utama dalam menghadapi perkembangan Batam sebagai kawasan strategis nasional yang terus bertumbuh. Karena itu, keberadaan pondok pesantren dinilai memiliki peran penting dalam membentuk sumber daya manusia yang religius, berintegritas, dan siap menghadapi perubahan zaman.

Rangkaian peresmian kemudian ditutup dengan siraman rohani yang disampaikan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. Tausiyah yang disampaikan dengan penuh kesejukan dan pesan-pesan kebangsaan membuat para jamaah mengikuti kegiatan hingga selesai. Acara berlangsung tertib, penuh kekhidmatan, serta menjadi momentum bersejarah bagi masyarakat Pulau Kasu dalam mewujudkan hadirnya Pondok Pesantren Nur Iman sebagai pusat pendidikan Islam di Kepulauan Riau. (Hrs).