Pemeriksaan ketat di pintu-pintu masuk negeri jiran Malaysia.

Keprisatu.com – Warga Batam dan Kapri yang berdepan-depanan dengan Johor Bahru Malaysia dilarang memasuki negeri jiran itu menyusul masih tingginya angka penderita Covid-19 di Indonesia.

Pemerintah Malaysia memutuskan pelarangan sementara setelah pemberlakuan perpanjangan pembatasan sosial yang berimbas kepada pelarangan masuk bagi warga asing yang memiliki urusan atau kepentingan di negeri jiran tersebut, termasuk warga Indonesia (WNI) yang bekerja di sana.

Dilansir Keprisatu dari CNN, Rabu (2/9), Menteri Pertahanan Malaysia, Ismail Sabri Yaakob, menyatakan untuk sementara warga negara Indonesia, dilarang memasuki jiran itu. Selain Indonesia, warga Filipina dan India juga dilarang memasuki negara itu.

Dalam jumpa pers, Ismail mengatakan bahwa pelarangan akan berimbas pada orang-orang yang memiliki izin masuk jangka panjang, pelajar, ekspatriat, penduduk tetap, serta anggota keluarga Malaysia.

Lebih lanjut, Ismail menuturkan pemerintah Malaysia akan terus memantau situasi dan dapat memperluas pembatasan jika kasus virus meningkat di lebih banyak negara.

Sebelumnya semua turis asing telah dilarang memasuki Malaysia sejak Maret lalu.

Filipina dan Indonesia mencatatkan jumlah kasus virus corona yang cukup banyak di Asia Tenggara. Sementara India bergulat dengan total infeksi mendekati empat juta jiwa. (KS 04)