Beranda Batam Geger Pria Tewas Tergantung di Pohon di Kawasan Sagulung

Geger Pria Tewas Tergantung di Pohon di Kawasan Sagulung

Ilustrasi , Korban tewas

Keprisatu.com – Warga di sekitar simpang Perumahan Taman Cipta Asri, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Kota Batam dihebohkan dengan penemuan sesosok pria yang ditemukan tewas dalam kondisi tergantung di sebuah pohon pada Jumat (3/7/2026) pagi. Kejadian tersebut sontak menarik perhatian warga yang melintas dan berdatangan ke lokasi.

Penemuan jenazah itu kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang. Aparat kepolisian bersama petugas terkait segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan mengevakuasi korban guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban diketahui bernama Apendu S yang  merupakan karyawan PT Simatelex dan berdomisili di kawasan Grand Avenue Park, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam.

“Tadi waktu petugas inafis membuka jok kendaaraan korban, ada bagde karyawan atas nama Apendu Sitompul karyawan PT Simatelex, dikendaraan korban ada stiker perumahan grand evenue park ” ungkap salah seorang warga yang berada di lokasi gantung diri tersebut.

Menurut keterangan warga setempat, tubuh korban pertama kali terlihat sekitar pukul 06.00 WIB. Warga yang melintas terkejut melihat sesosok pria misterius yang sudah dalam posisi tergantung menggunakan seutas tali di bawah pohon. Kejadian tersebut langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian terdekat.

Di lokasi kejadian (TKP), petugas juga menemukan sejumlah barang milik korban yang ditinggalkan. Di antaranya adalah satu unit sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi BP 6320 AU serta satu unit ponsel (handphone) milik korban.

Mendapat laporan dari warga, Tim Inafis segera bergerak ke lokasi. Sekitar pukul 07.40 WIB, petugas Inafis tiba di TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi korban.

Saat ini, jenazah pria tersebut telah berhasil dievakuasi oleh petugas dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait motif di balik peristiwa ini. (tjl)