Beranda Head Line Kepri Masuk 8 Besar Nasional di Ajang Kejurnas Akuatik Indonesia 2026

Kepri Masuk 8 Besar Nasional di Ajang Kejurnas Akuatik Indonesia 2026

Kejurnas Akuatik Indonesia 2026 yang digelar di Stadion Akuatik GBK Senayan, Jakarta.

Keprisatu.com – Lima perenang muda asal Kepulauan Riau sukses menggebrak kancah nasional dalam ajang Kejurnas Akuatik Indonesia 2026 yang digelar di Stadion Akuatik GBK Senayan, Jakarta. Mereka tampil berani menghadapi persaingan ketat dari ratusan atlet terbaik dari 24 provinsi di Indonesia.

Nama-nama seperti Yoshie Honda, Suarez Lathief Anugerah, Kelby Giovani Kwee, Raffasya Aqif Al Fathan, dan Luthfi Anugerah Putera menjadi bukti bahwa pembinaan renang di Kepri mulai menunjukkan hasil nyata. Meski datang sebagai penantang, kelima atlet muda ini mampu menembus persaingan dan mencatatkan prestasi membanggakan di level nasional.

Tak sekadar tampil, mereka juga memberi kontribusi signifikan terhadap perolehan medali daerah. Dengan total 11 medali dan menempatkan Kepri di peringkat 8 nasional, capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa perenang muda Kepri mulai diperhitungkan dan siap bersaing lebih jauh di ajang yang lebih tinggi.

Lima Perenang Kepri Tampil di Kejurnas Akuatik 2026, Suarez Lathief Borong 4 Emas

Yoshie Honda (tengah) diapit rekan seperjuangan Suarez Lathief Anugerah, Kelby Giovani Kwee, Raffasya Aqif Al Fathan, dan Luthfi Anugerah Putera.

Lima perenang muda Kepulauan Riau ambil bagian dalam Kejurnas Akuatik Indonesia 2026 yang digelar di Stadion Akuatik GBK Senayan, Jakarta, 28 April hingga 1 Mei 2026.

Kelima atlet ini turun di berbagai nomor yang dipertandingkan sebanyak total 29 nomor yang mereka ikuti.

Yoshie Honda yang turun mengikuti lima nomor, yakni 50m, 100m, 200m, dan 400m gaya bebas, serta 50m gaya kupu-kupu. Ia menunjukkan performa konsisten di nomor gaya bebas.

Sementara itu, Suarez Lathief Anugerah yang tampil pada nomor gaya bebas dan nomor lainnya, serta tampil dominan sepanjang kejuaraan.

Kelby Giovani Kwee yang turun pada nomor gaya bebas, kupu-kupu, hingga gaya dada, menghadapi persaingan ketat dari atlet senior di kelompoknya.

Raffasya Aqif Al Fathan dan Luthfi Anugerah Putera turun pada nomor gaya bebas, kupu-kupu, gaya dada, dan gaya ganti.

Suarez Lathief Anugerah

Dari hasil akhir, Suarez Lathief Anugerah menjadi penyumbang medali terbanyak bagi Kepri dengan torehan 4 medali emas dan 2 medali perak, menjadikannya salah satu perenang paling menonjol dari daerah pada KU (12-13).

Yoshie Honda juga tampil gemilang dengan meraih 1 medali emas dan 3 medali perak, sekaligus menempati peringkat kedua kelompok umur serta menembus babak super final di beberapa nomor.

Kelby Giovani Kwee berhasil menyumbangkan 1 medali perunggu untuk Kepri, sementara Raffasya Aqif Al Fathan dan Luthfi Anugerah Putera belum berhasil meraih medali pada kejuaraan kali ini.

Berdasarkan klasemen akhir, kontingen Kepulauan Riau mencatatkan total 11 medali dengan rincian 5 emas, 5 perak, dan 1 perunggu, serta menempati posisi delapan nasional.

 

Dari 10 Besar  Yoshie Honda Masuk Jajaran Perenang Elite Nasional di Kejurnas Akuatik 2026

Yoshie Honda

Perenang muda andalan Kepulauan Riau asal Batam, Yoshie Honda, menunjukkan perkembangan signifikan dalam ajang Kejurnas Akuatik Indonesia 2026 yang berlangsung di Stadion Akuatik GBK Senayan, Jakarta, 28 April hingga 1 Mei 2026.

Yoshie berhasil menutup rangkaian lombanya dengan tampil di nomor terakhir, yakni 50 meter gaya bebas, sekaligus melengkapi partisipasinya di lima nomor yang diikuti sepanjang kejuaraan nasional tersebut.

Dari hasil super final, Yoshie mencatatkan capaian membanggakan dengan finis di peringkat 5 pada nomor 50 meter gaya bebas, serta peringkat 4 pada nomor 100 meter, 200 meter, dan 400 meter gaya bebas. Hasil ini menempatkannya dalam jajaran lima besar nasional.

Berikut Tabel Perolehan Yoshie Honda – Kejurnas Akuatik 2026

Nomor Gaya Bebas Hasil Super Final Ranking Kelompok Umur (KU)
50 Meter Peringkat 5 Peringkat 2 (perak)
100 Meter Peringkat 4 Peringkat 2 (perak)
200 Meter Peringkat 4 Peringkat 2 (perak)
400 Meter Peringkat 4 Peringkat 1 (emas)

 

Baca Juga : Kejurnas Akuatik 2026: Lima Perenang Kepri Siap Harumkan Nama Daerah

Tak hanya itu, pada klasemen kelompok umur (KU), Yoshie tampil lebih dominan. Ia meraih peringkat 2 pada nomor 50, 100, dan 200 meter gaya bebas, serta berhasil menjadi yang terbaik dengan menempati peringkat 1 pada nomor 400 meter gaya bebas.

Penampilan Yoshie semakin istimewa karena dari lima nomor yang diikuti, empat nomor gaya bebas berhasil menembus babak super final, yakni 50, 100, 200, dan 400 meter. Ini menunjukkan konsistensi performa di berbagai jarak.

Dalam babak super final, Yoshie harus bersaing dengan para perenang senior nasional seperti Adelia Chantika Aulia dari DKI Jakarta dan Nadia Aisha dari Jawa Barat, yang sudah lebih berpengalaman di level elite.

Meski menghadapi lawan berat, Yoshie justru menunjukkan mental bertanding yang kuat. Ia mampu memperbaiki catatan waktunya di setiap nomor yang diikuti, menandakan peningkatan performa yang signifikan.

Kejuaraan ini sendiri diikuti oleh sekitar 1.000 atlet dari 24 Pengprov Akuatik se-Indonesia. Ketatnya persaingan terlihat dari banyaknya seri di setiap nomor, seperti 100 meter gaya bebas putri yang mencapai lebih dari 10 heat.

Dari babak penyisihan tersebut, hanya delapan perenang dengan catatan waktu terbaik yang berhak melaju ke super final, tanpa memandang kelompok umur. Sistem ini membuat persaingan semakin kompetitif dan prestisius.

Pencapaian Yoshie tahun ini menjadi lompatan besar dibandingkan tahun 2025, di mana ia masih berada di kisaran 10 besar nasional. Kini, ia sukses menembus lima besar dan mulai diperhitungkan sebagai perenang elite Indonesia.

Dengan hasil ini, Yoshie Honda tidak hanya mengharumkan nama Kepulauan Riau, tetapi juga menegaskan posisinya sebagai salah satu perenang muda potensial Indonesia yang siap bersaing di level yang lebih tinggi ke depan.

Raih 11 Medali di Kejurnas Akuatik Indonesia 2026, Kepri Tembus Peringkat 8 Nasional

Ketum KONI Kepri Usep RS

Berdasarkan hasil klasemen akhir, kontingen Kepulauan Riau berhasil menempati peringkat 8 nasional dari total 24 provinsi yang ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Kepri mengoleksi total 11 medali, terdiri dari 5 emas, 5 perak, dan 1 perunggu.

Raihan ini menempatkan Kepri dalam jajaran 10 besar nasional, sekaligus menunjukkan peningkatan kualitas pembinaan atlet daerah.

Ketua Umum KONI Kepulauan Riau Usep RS memberikan apresiasi atas perjuangan para atlet muda Kepri yang telah tampil maksimal di ajang Kejurnas Akuatik Indonesia 2026.

Menurut Usep, capaian para atlet menunjukkan perkembangan yang menggembirakan, terutama dalam menghadapi persaingan ketat dari berbagai daerah di Indonesia yang dikenal memiliki tradisi kuat di cabang olahraga renang.

“Ini hasil yang patut kita syukuri. Anak-anak sudah menunjukkan progres luar biasa dan mampu bersaing di tingkat nasional. Ini menjadi modal penting untuk pembinaan ke depan,” ujar Usep RS.

Usep menilai, pencapaian ini bukan hanya soal jumlah medali, tetapi juga kualitas performa atlet yang mampu menembus final hingga super final di beberapa nomor bergengsi.

Ia menegaskan, hasil Kejurnas ini akan menjadi bahan evaluasi sekaligus pijakan dalam menyiapkan atlet menuju ajang yang lebih besar, termasuk Pra Porwil hingga PON 2028 di NTB dan NTT.

“Ke depan, kita akan terus mencari dan membina bibit-bibit perenang potensial dari Kepri. Target kita jelas, bisa tampil lebih kompetitif di Porwil dan PON mendatang,” tegasnya.

Usep juga menambahkan, KONI Kepri akan memperkuat sistem pembinaan berkelanjutan agar prestasi yang telah diraih saat ini tidak hanya menjadi pencapaian sesaat, tetapi mampu ditingkatkan secara konsisten di level nasional maupun internasional. (tjo)