
Keprisatu.com – Dalam rangka memperingati Hari Bakti Imigrasi ke-76, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Uban menggelar kegiatan donor darah yang melibatkan pegawai imigrasi serta sejumlah instansi terkait. Kegiatan sosial ini berlangsung di Aula Kantor Imigrasi Tanjung Uban, Rabu (21/1/2026).
Donor darah tersebut menjadi wujud kepedulian jajaran Imigrasi terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan darah. Pelaksanaan kegiatan ini bekerja sama dengan RSUD Engku Haji Daud Bintan Utara, dengan tujuan membantu menjaga ketersediaan stok darah bagi pasien di wilayah Kabupaten Bintan dan sekitarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Kantor Imigrasi Tanjung Uban beserta jajaran, serta perwakilan dari berbagai instansi, di antaranya Lanal Bintan, Koramil Bintan, Polsek Bintan Utara, KUPP Kelas I Tanjung Uban, PPLP Tanjung Uban, Camat Bintan Utara, Camat Seri Kuala Lobam, serta unsur BUMN dan swasta seperti PT BIIE, PT Pertamina Trans Kontinental, dan Bank BRI Tanjung Uban.
“Pelaksanaan donor darah ini menjadi langkah sederhana namun bermakna, yang tidak hanya berdampak positif bagi kesehatan, tetapi juga menghadirkan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan.” kata Kepala Kantor Imigrasi Tanjung Uban, Adi Hari Pianto.
Adi Hari Pianto mengatakan, kegiatan donor darah merupakan bagian dari pengabdian Imigrasi kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami mengajak seluruh jajaran dan tamu undangan untuk ikut andil dalam aksi kemanusiaan yang sederhana, tetapi berdampak besar. Setiap tetes darah yang disumbangkan sangat berarti dan diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.
Pelaksanaan donor darah ini bekerja sama dengan RSUD Engku Haji Daud Bintan Utara, kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar.
“Dari 52 orang yang mendaftar, sebanyak 37 orang dinyatakan memenuhi syarat kesehatan dan berhasil mendonorkan darahnya hingga kuota terpenuhi,” sebut Adi Hari Pianto.
Sebelum mendonor, para pendonor menjalani tahapan registrasi, pengisian formulir riwayat kesehatan, serta pemeriksaan tekanan darah dan kadar hemoglobin. Semua dilakukan untuk memastikan pendonor dalam kondisi sehat dan darah yang disumbangkan aman untuk digunakan.
“Kami memastikan setiap pendonor sehat sebelum mendonorkan darahnya. Hal ini penting agar proses donor aman dan darah yang diberikan bisa bermanfaat bagi yang membutuhkan,” kata seorang tenaga medis yang bertugas.
Kegiatan donor darah ini bukan hanya menunjukkan kepedulian jajaran Imigrasi Tanjung Uban terhadap masyarakat, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial. Setiap tetes darah yang disumbangkan menjadi bukti nyata bahwa dengan langkah sederhana, kita bisa memberikan manfaat besar bagi orang lain. (*)



