
Keprisatu.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bersama Forkopimda melaksanakan rapat koordinasi membahas percepatan penanganan Covid-19 di wilayah Kepri bertempat di Aula Rapat kantor Gubernur Provinsi Kepri, Tanjung Pinang, Kamis (20/5/2021)
Rakor tersebut dilaksanakan menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo, pada saat Kunjungan Kerjanya di wilayah Provinsi Kepri pada Rabu (19/5/2021).
Dalam Rakor tersebut dihadiri oleh Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad, Ketua DPRD Provinsi Kepri Jumaga Nadeak, Sekda Provinsi Kepri H. T. S. Arif Fadilah, Pangkogabwilhan diwakili oleh As Ops Laksamana Pertama TNI Ariantyo Condrowibowo, Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman, Kajati Kepri Hari Setoyono, Danrem 033/WP Brigjen TNI Jimmi Ramoz Manalu.
Danlantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama HanTNI Indarto Budiarto, Ka Zona Maritim Barat Laksamana Pertama TNI Hadi Pranoto dan Danlanud RHF Tanjungpinang Kolonel Pnb Andi Wijanarko dan diikuti oleh Kepala daerah Kabupaten/Kota diwilayah Provinsi Kepri secara Virtual.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad mengatakan sesuai arahan dari Presiden pada semua Forkopimda Kepri tentang persentase penyebaran Virus Covid-19 di wilayah Kepri, dia berharap semua dapat bekerjasama dalam mengambil langkah meminimalisir penyebaran virus Covid-19 ini.
″Telah ditetapkannya 67 sentra vaksinasi di seluruh wilayah Kepri dan pada tanggal 19 Mei 2021 akan dilaksanakan vaksin serentak dengan target sebanyak 15.500 orang,” ujar Ansar.
Dalam pelaksanaan nantinya kegiatan vaksinasi ini agar selalu diprioritaskan Lanjut Usia (Lansia) guna tercapai persentase seperti yang diharapkan, bila perlu setiap Lansia kita yang ada di Kepulauan Riau difasilitasi seperti dijemput dan diantar ke Central vaksinasi di daerahnya.
Selanjutnya dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman mengatakan tugas utama adalah untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 terutama di wilayah Kepri yang saat ini meningkat drastis.
“Untuk itu, TNI dan Polri sangat siap untuk membantu pemerintah di wilayah Provinsi Kepri dari tingkat Provinsi hingga tingkat terbawah Lurah dan Desa,” ujar Aris.
Lebih lanjut Aris menyampaikan permasalahan saat ini meningkatnya penyebaran Covid-19 karena salah satu faktor pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 masih bergaul dengan anggota keluarganya.
“Permasalahan saat ini meningkatnya penyebaran Covid-19 karena salah satu faktor dimana pasien positif bergaul dengan anggota keluarga dan tidak isolasi pada tempat khusus sehingga menularkan kepada anggota keluarga lainnya,” jelas Aris.
Disamping itu juga perlu diperhatikan kebutuhan harian pasien positif Covid-19 terutama yang karantina mandiri agar terpenuhi sehingga tidak keluar tempat isolasi untuk memenuhi kebutuhanya.
Untuk memaksimalkan penanganan Covid-19 di wilayah Provinsi Kepri agar PPKM diaktifkan kembali secara maksimal, karena PPKM sangat berperan besar dalam penanganan Covid-19.
“Tetapi kita sudah berhasil dalam berkampanye pemakaian masker, tetapi kita belum berhasil mengkampanyekan seperti menjaga jarak dan mencuci tangan,” pungkas Aris. (KS15).
Editor : Tedjo




