Korban perampokan di Seibeduk, saat ditangani tim kesehatan

Keprisatu.com – Kapolresta Barelang AKBP Yos Guntur YFS terkait tindak kejahatan ini, membenarkan bahwa adanya penangkapan terhadap Pelaku Tindak Pidana Curas  (perampokan).

BACA JUGA : PERAMPOK Ibu Rumah Tangga di Seibeduk Ditembak, Ini Penampakannya

Kasus perampokan ini,  saat ini sudah ditangani oleh Satreskrim Polresta Barelang untuk penyidikan lebih lanjut.  Dirinya juga mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai tindak pidana pencurian, tidak membuka peluang atau kesempatan bagi orang lain untuk melakukan tindakan kriminalitas. “Selalu waspada dalam kondisi apapun, jangan sampai jadi korban kejahatan kriminal,” ujar Yos Guntur.

Terkait kasus perampokan di Seibeduk ini, Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Andri Kurniawan menjelaskan bahwa pelapor atau korban perampokan ini yakni GS (40) perempuan, IRT, dengan alamat Perum Buana Garden Kelurahan Tanjung Piayu Kecamatan Sei Beduk Kota Batam. Kondisinya saat ini sudah membaik.

Terkait kronologis kejadian, Andri menyebut kejadian berlangsung Rabu (26/8/20) sekira pukul 20.15 WIB. Sewaktu pelapor bersama dua  anaknya berada di dalam kamar rumahnya, pelapor mendengar suara ketukan dipintu rumahnya.

“Sewaktu pintu dibuka pelapor tiba-tiba terlapor memaksa masuk ke dalam rumah, dengan memakai menutup wajah serta membawa sajam yakni sebilah parang dan menodongkan keleher pelapor dan pelapor langsung berteriak meminta tolong,” ujar Andri.

Selanjutnya, pelaku mendorong tubuh pelapor sambil menyuruh diam dan mengatakan mana uang dan pelapor langsung menuju kamar diikuti oleh pelaku. Saat itu pelapor mengambil uang Rp 1 juta di dalam lemari kamarnya.

Sedangkan terlapor mengambil 1 unit Hp merk Samsung Seri A5 Warna Putih dan 1 Hp Merk Oppo Wmwarna Hitam yang berada di atas kasur kamar pelapor

“Kemudian pelaku meminta lagi uang pada pelapor, namun pelapor mengatakan hanya itu uang yang ada kemudian pelaku menutup pintu kamar, dan langsung pergi keluar rumah pelapor,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut pelapor mengalami luka robek pada dagu, punggung telapak lengan kanan, jari kelingking, jari jemari lengan kiri, serta siku lengan kiri pelapor. (ks14)

editor (tedjo)