Keprisatu.com – Turnamen Rapid Chess Tournament yang digelar Percasi Ranting Sungai Beduk berlangsung meriah di Piayu Food Center, Kelurahan Tanjungpiayu Kecamatan Sungai Beduk Kota Batam , berlangsung Minggu (12/7/2026).
Kejuaraan terbuka untuk seluruh pecatur di Provinsi Kepulauan Riau tersebut diikuti sebanyak 60 peserta yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Kepri.
Peserta yang ambil bagian tidak hanya berasal dari Kota Batam, tetapi juga datang dari Tanjungpinang, Bintan, Natuna, dan Kabupaten Anambas. Kehadiran peserta dari berbagai daerah menunjukkan tingginya antusiasme pecatur terhadap turnamen yang digelar Percasi Ranting Sungai Beduk.
Ketua Percasi Ranting Sungai Beduk, Prayitno, mengatakan turnamen ini merupakan salah satu upaya pembinaan atlet catur sekaligus menjadi wadah silaturahmi antarpecatur di Kepulauan Riau. Menurutnya, melalui kompetisi rutin diharapkan lahir bibit-bibit atlet yang mampu bersaing pada level provinsi maupun nasional.
“Turnamen menggunakan Sistem Swiss sebanyak tujuh babak, dengan waktu berpikir 15 menit untuk masing-masing pemain. Panitia juga menyediakan total hadiah sebesar Rp4,5 juta, sementara setiap peserta dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp50 ribu,” ujar Prayitno.
Menurut Prayitno sesuai ketentuan pertandingan, pemegang buah putih diwajibkan membawa sendiri set catur beserta jam catur (chess clock).
Ketua Panitia, Dasril, menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta yang terus meningkat. Ia berharap turnamen seperti ini dapat menjadi agenda rutin sehingga mampu meningkatkan kualitas permainan para pecatur Kepri sekaligus mempererat hubungan antar komunitas catur.
Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah Nabil Ahmad Nattaya (10 tahun), yang menjadi peserta termuda pada turnamen tersebut. Nabil merupakan putra dari Fani Kharisma dan berasal dari Perumahan Marbella. Keikutsertaan Nabil mendapat sambutan positif karena menunjukkan regenerasi atlet catur telah mulai tumbuh sejak usia dini.
Turnamen tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh olahraga dan pemerhati catur, di antaranya Abdi Lisani Firdaus sebagai tokoh catur Batam, Hasan selaku Ketua Harian Percasi Provinsi Kepulauan Riau, Kapolsek Sungai Beduk, perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), serta tamu undangan lainnya yang memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kejuaraan.
Keberadaan para pengurus Percasi, unsur pemerintah, aparat keamanan, serta komunitas catur menjadi bukti bahwa olahraga catur terus mendapatkan perhatian sebagai salah satu cabang olahraga prestasi yang memiliki potensi besar di Kepulauan Riau.

Sponsor utama kegiatan, M. Al Ichsan, SH, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan Percasi Ranting Sungai Beduk yang telah berhasil menyelenggarakan turnamen dengan baik. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi langkah nyata dalam membangun ekosistem olahraga catur yang sehat dan kompetitif.
Al Ichsan berharap turnamen ini tidak hanya menjadi ajang memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet muda. Ia menilai semakin sering kompetisi digelar, maka kemampuan para pecatur akan semakin terasah sehingga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Batam maupun Kepulauan Riau di tingkat nasional.
“Saya mengapresiasi semangat seluruh peserta, panitia, dan Percasi Sungai Beduk yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan ini. Semoga olahraga catur semakin berkembang, semakin banyak generasi muda yang mencintai catur, dan dari turnamen seperti inilah lahir pecatur-pelajar maupun atlet andalan Kepri yang mampu berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional,” ujar M. Al Ichsan, SH.
Melalui penyelenggaraan Rapid Chess Tournament Percasi Ranting Sungai Beduk ini, diharapkan semangat pembinaan olahraga catur di Kepulauan Riau terus tumbuh. Sinergi antara Percasi, pemerintah, sponsor, komunitas, dan masyarakat menjadi modal penting untuk melahirkan prestasi sekaligus menjadikan catur sebagai olahraga yang semakin diminati oleh seluruh lapisan masyarakat. (tjl)
Parade Foto