dr Didi Kusmarjadi SPOG, Kadinkes Batam selaku Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam

Keprisatu.com – Penambahan jumlah kasus warga Batam yang terkonfirmasi positif terjangkit Covid-19, per Rabu (2/9/2020) malam, berjumah 23 orang . Sehingga kumulatif jumlah kasus warga Batam terkonfirmasi positif Covid-19 adalah 715 orang.

Di tanggal tersebut  tim juga merilis pasien terkonfirmasi positif dan dinyatakan sembuh sebayak lima (5) orang.

Rilis terbaru kasus terkonfirmasi positif COVID-19 Kota Batam, dari hasil pemeriksaan swab oleh Tim Analis Laboratorium BTKL PP Dan Analis Laboratorium RSKI Covid-19 Galang, jumlah orang yang terpapar dari temuan kasus baru ini sebanyak 23 (dua puluh tiga) orang Warga Kota Batam yang terdiri atas 13(tiga belas) orang laki-laki dan 10(sepuluh) orang perempuan terkonfirmasi “Positif”.

Dari jumlah tersebut, lagi lagi lagi paling banyak yang terpapar adalah ibu rumah tangga.  “Dari 23, lima (5) diantaranya adalah ibu rumah tangga,  empat (4) Nakes,  dan ASN Admin Puskesmas. Ada juga dua pelajar dan satu anggota POLRI serta sisanya swasta,” kata dr Didi Kusmarjadi SPOG, Ketua Bidang Kesehatan, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam dalam rilisnya.

Penetapan status positif ini juga berdasarkan hasil temuan kasus baru daan Hasil Tracing.

Beriktu data warga Batam yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan di rawat di Rumahsakit rujukan Covid-19 di Batam:

 

LIMA Pasien Corona Sembuh , Diantaranya Dua Nakes  

Di hari yang sama,     Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam juga merilis , pasien terkonfirmasi positif dan dinyatakan sembuh.

Jumlahnya sesuai dengan rilis yang dikeluarkan Rabu (2/9/2020) malam , jumlahnya adalah lima orang.  Sebelumnya mereka sudah menjalani perawatan di RSUD Embung Fatimah dan RSKI Galang.

Mereka warga Batam yang dinyatakan sembuh dan bisa pulang antara lain :

  1. Dr Esni Hastuti, Tiban Sekupang , Nakes ASN Puskesmas Tiban Baru, Nomor 426
  2. Ny Rani Angelina, Tiban Sekupang , Nakes ASN Puskesmas Tiban Baru, Nomor 428
  3. Ny Ida Ernawati, Tembesi Sagulung, Swasta , Nomor 442
  4. Tn Slamet Pambudi, Sekupang, Swasta , Nomor 435
  5. Ny Nur Laila Amalia, Nagoya Lubukbaja, Swasta , Nomor 468

“Kami simpulkan sementara bahwa saat ternyata terlihat kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru,  sehubungan adanya penurunan tingkat kedisplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan diberbagai aktifitas sehari-hari , sehingga hal ini nantinya memungkinkan terjadi pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster tersebut ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import” papar dr Didi. (tedjo)