Atlet disabilitas Kepri tengah menjalani latihan ketat

Keprisatu.com – Tim NPCI Kepri yang terdiri dari atlet disabilitas akan mengikuti Pekan Paralimpic Nasional ( PEPARNAS) di Papua yang akan berlangsung dari tanggal 2 sd 15 November 2021.

Atlit disabilitas Provinsi Kepulauan Riau yang bernaung di bawah Nasional Paralimpic Commite Indonesia (NPCI) Provinsi Kepulauan Riau akan dilepas oleh Gubernu Kepri.

“Kami memohon izin, doa serta dukungan kepada seluruh masyarakat Kepulauan Riau untuk mengikuti Pekan Paralimpik Nasional di Papua November mendatang ,” ujar Fachrial SE, selaku Ketua NPCI Provinsi Kepri.

Fachrial mengatakan, pihaknya akan mengirimkan sebanyak 22 atlit dan 13 orang official akan berangkat mengikuti 7 cabang olahraga dari 12 cabang olahraga yang dipertandingkan.

“Masing-masing cabang menembak 5 atlit, judo tunanetra 6 atlit, tenis meja daksa 4 atlit, renang tunanetra 1 atlit dan renang daksa 1 atlit, atletik 2 atlit, catur 1 atlit serta boccia 1 atlit ,” jelas Fachrial.

Fachrial menambahkan, pelepasan tim yang akan berlaga ini, direncanakan berlangsung pada  tanggal 31 Oktober 2021 dan dilepas langsung oleh gubernur Kepulauan Riau , Ansar Ahmad.

“Langkah persiapan dengan dukungan dari pihak pihak pelatih;  Danyon Marinir Tanjungpinang serta Kapolda Kepri sangat maksimal walaupun dengan segala keterbatasan anggaran yang diberikan Pemprov Kepri,” imbuh Fachrial.

Fachrizal SE mengucapkan terimakasih atas semua dukungan yang sudah diberikan serta berharap kontingen akan bisa melakukan yang terbaik sehingga bisa berprestasi untuk mengharuskan nama Provinsi kepri di ajang PEPARNAS XVI Papua .

Fachrizal SE menyadari kegiatan ini belum begitu dikenal banyak orang namun inilah salah satu kegiatan untuk disabilitas di bidang olahraga untuk membangkitkan kepercayaan diri, menciptakan kemandirian, kebanggaan prestasi serta bisa mengharumkan nama Provinsi Kepulauan Riau .

“Dukungan serta doa masyarakat Kepulauan Riau sangat kami harapkan untuk lancar nya kami mengikuti kegiatan tersebut, salam olahraga dan Kami bisa!” tutupnya. (KS15)