Usman Taufiq, Dewan Pengarah Tim Pemenangan Riki Syolihin

Keprisatu.com – Pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah yang akan melaku ke Pilkada Desember 2020 semakin dekat. Sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan KPU, pendaftaran dibuka pada tanggal 4-6 September 2020 mendatang.

Seperti bursa nama bakal calon Bupati di Lingga, sudah diramaikan sederet nama nama yang sudah tidak asing lagi, khususnya warga Lingga.

Sejak dibukanya pendaftaran Desember 2019 yang lalu oleh partai politik,  ada tiga nama bakal Calon Bupati (Bacabup) yang muncul yakni, M. Nizar dan M. Ishak, dan Riki Syolihin.

Nama urutan ketiga diatas, Riki Syolihin, adalah putera daerah kelahiran Duara Lingga,. Namanya kian santer disebut. Konon, nama itu semakin menguat sebagai salah satu Bacabup yang mendapatkan perhatian khusus dari masyarakat dan para tokoh di Kabupaten Lingga.

Usman Taufiq,  Dewan Pengarah Tim Pemenangan Riki Syolihin mengatakan, sepanjang perjalanan menuju proses pendaftaran resmi di KPU, banyak nama-nama yang muncul untuk disandingkan putera H. Hairul Saleh tersebut.

Kepada Keprisatu.com, Usman Taufik menyebut beberapa nama  seperti Salmizi (Wakil Ketua DPRD Lingga) dan M. Ishak (mantan Kadis Kebudayaan Lingga). Ada juga nama Al-Ghazali (Ketua DPD PKS Lingga) dan H. Raja Supri (mantan birokrat kota Batam). Mereka disebut sebut sebagai calon pendamping Riki untuk melaju ke Pilkada mendatang.

“Dari awal pendaftaran Riki ke partai beberapa bulan yang lalu, kami sudah bergerak untuk mendapatkan perahu dan melakukan lobi-lobi politik, sehingga ada beberapa nama yang muncul untuk mendampingi Riki seperti Emi (Salmizi), Dato Ishak dan Al-Ghazali,” ungkap Mantan Sekda Kabupaten Lingga tersebut,

Lanjut Usman, dengan memiliki hasil survey soal elektabilitas dan popularitas yang sangat baik, dukungan kepada Riki Syolihin yang pernah menjabat sebagai Ketua Komisi 4 DPRD Kota Batam inipun semakin mengguat.

“Sejauh ini nama Raja Supri masih intens berkomunikasi dengan kita (Tim) dan Riki. Selain itu, ada  nama lain yang muncul yakni Dasrul Azwir (mantan birokrat Batam dan Lingga) dan yang terakhir ada Eddy Rasmadi (pengusaha),” kata pria yang akrab disapa Ute tersebut.

Dengan banyaknya nama-nama yang siap mendampingi Riki tersebut, ia mengatakan pihaknya bersikap netral dan tidak akan gegabah dalam mengambil keputusan.

“Alhamdulillah, kita sangat bersyukur banyak yang ingin mendampingi Riki. Namun, jangan sampai membuat kami jumawa, tak boleh mengambil keputusan sendiri,” kata Usman.  Untuk itu pihaknya akan  melakukan survey untuk nama-nama tersebut.

Bahkan untuk survei,  kader-kader partai yang dilihat memiliki potensipun akan disurvey. Hal ini dilakukan agar mengetahui calon wakil dari suara masyarakat.

Usman menjelaskan, survey ini bukan bicara soal suka tidak suka, layak tidak layak, walaupun semuanya adalah putera-putera daerah terbaik, tapi hasil surveylah yang akan menjadi acuan tim, dalam memutuskan siapa yang akan menjadi pendamping Riki

“Siapapun yang hasil surveynya terendah tetap kita rangkul menjadi tim, agar tim menjadi kuat dan dapat memenangkan Pilkada Lingga 2020 nanti menuju Lingga Bahagia, “tutupnya. (KS 03)