Sehat itu sederhana, Gowes menuju Korps Brimob Polri Kelapa Dua

Bersepeda zaman now, lebih tepat dan keren dikatakan “gowes” oleh para bikers. Ini bahasa gaul bagi para pecinta olahraga sepeda.

Bersepeda akan memberikan spirit dalam menjalani dinamika kehidupan, utamanya bagi mereka yang memahami filosofinya.

Komjen Pol Andap Budhi Revianto mengisi hari liburnya dengan bersepeda menuju Mako Brimob Kelapa Dua Jakarta sambil latihan menembak, Minggu (6/6/2020).

Latihan menembak

“Seiring perjalanan tugas, Saya sudah menjelajahi banyak tempat bahkan berbagai medan menanjak, bukanlah kendala berat dengan bersepeda, jadi bersepeda menuju Mako Brimob itu hal biasa saya lakukan di ibukota ini,” kata Komjen Pol Andap Budhi Revianto, Ahad (6/6/2020) melalui pesan WhatsApp-nya kepada wartawan media ini.

Ia mengaku, selama ini selalu mengisi hari-harinya dengan mengayuh sepeda seperti saat tugas di Jakarta dan sekitarnya. Pengalamannya gowes berbagai medan menanjak di daerah Kendari, bukanlah kendala yang berat.

“Bahkan, kota Baubau-Buton Sulawesi Tenggara, berbagai tanjakan yang eksotik di Ambon Maluku, Barelang Batam, Bintan – Tanjungpinang, Kepri dan beberapa rute lainnya telah terlewati,” ujar Andap.

Menurut orang nomor 1 di Inspektorat Jenderal (Irjen) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI, mengatakan pertanyaan sederhana yang mengemuka, apa filosofinya sehingga gowes mampu memberikan spirit ?

“Kita dapat memulai suatu perjalanan dengan apa yang dimiliki, tanpa harus memiliki semua kapasitas yang diperlukan untuk mencapai tujuan,” terangnya dikutip dari salah satu media di kepri.

Polisi berpangkat bintang tiga ini memaknai gowes secara sederhana, sebuah filosofi akan mendorong mental manusia ke arah tujuan, itulah mentalitas sepeda.

Ia mengutip Presiden Republik Indonesia ke 3, Almarhum BJ Habibie, berkata: “Saya tidak pernah tidak bekerja. Saya memiliki mentalitas sepeda. Kalau Anda naik sepeda dan berhenti bekerja, Anda akan jatuh. Jadi kalau saya berhenti bekerja, saya akan mati”. “Life is like riding a bicycle, you must keep moving (Hidup itu seperti mengendarai sepeda, untuk menjaga keseimbangan harus terus bergerak),” katanya mengutip Albert Einstein.

“Pada akhirnya, semoga kita semua memiliki mentalitas sepeda, guna memacu semangat untuk terus dan terus berkarya serta berinovasi.”

Jenderal bintang tiga yang pernah menjabat tiga kali sebagai Kapolda di berbagai daerah di Indonesia itu, mengajak semua pihak bersama-sama menjaga stamina dengan bersepeda, bersatu melawan covid-19 dengan menjaga stamina di masa pandemi ini.

“Bersatu kita lawan covid-19, Insya Allah kita semua disehatkan. Aaamiin yaa robbal’aalamiin,” ungkapnya.(indra)