Didi Kusmarjadi

Keprisatu.com – Sebanyak 277 dari 285 tenaga kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia yang telah tiba di Batam Kamis (21/5/2020) lalu, sudah menjalani rapid diagnostic test (RDT), Jumat (22/5/2020). Adapun 8 TKI menyusul rapid test berikutnya, karena kekurangan waktu. Hasil rapid test, satu orang dinyatakan reaktif.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi menjelaskan, awalnya 293 TKI yang akan tiba di Batam. Namun, yang baru sampai baru 285 orang. Adapun TKI yang hasil rapid test dinyatakan reaktif, dipisahkan dari rombongan besar di Rumah Susun Badan Pengusahaan (BP) Batam di Tanjunguncang.

Selanjutnya, TKI yang reaktif itu akan menjalani pemeriksaan swab tenggorokan untuk memastikan apakah yang bersangkutan positif covid-19 atau tidak. “Pemeriksaan swab dilakukan di RSUD Embung Fatimah,” kata Didi, Jumat (22/5/2020).

Selain satu orang dinyatakan rapid test reaktif, pihaknya merujuk satu pasien lain yakni bayi yang lahir di Malaysia mengalami demam. Bayi tersebut dirujuk ke RSUD Embung Fatimah, untuk mendapatkan pengobatan.(*/ted)