Keprisatu.com – Sebagai wujud dari kepedulian antar sesama, Tokoh Masyarakat Kepri yang juga Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kepri, Soerya Respationo menyisihkan rejekinya untuk berbagi kepada para pekerja di bandara, seperti sopir taksi, porter, petugas kebersihan, konter, petugas parkir di Bandara Hang Nadim, Batam, Sabtu (25/4) sore.

Sebanyak 463 paket sembako dibagikan untuk membantu mengurangi beban warga ditengah pandemi virus corona ini. Di sela pembagian sembako tersebut, Soerya juga menyampaikan rasa prihatin terkait kondisi yang terjadi saat ini. Pria yang akrab disapa romo ini pun sangat bersimpati dengan semua pihak yang terdampak Covid -19.

“Semoga sembako ini diharapkan bisa membantu meringankan beban keluarga saat ini. Ini hanyalah hal kecil yang bisa saya lakukan untuk mengurangi beban warga yang lagi kesulitan. Semoga kegiatan ini bisa menjadi contoh untuk warga yang berekonomi mampu agar bahu-membahu membantu saudara-saudaranya yang lagi kesulitan dalam hal ekonomi,” kata soerya.

Calon Gubernur Kepri ini juga kembali meminta kepada warga untuk tidak melihat dari nilainya, namun lebih pada wujud rasa empatinya ikut merasakan apa yang sedang mereka rasakan saat ini.

“Kami berharap kepada para pekerja, porter, maupun para sopir taksi untuk tetap optimis menatap masa depan. Kita berdoa bersama-sama semoga wabah ini segera berakhir sehingga kondisi kembali membaik seperti sedia kala,” katanya lagi.

Kegembiraan tersirat dari semua warga yang menerima bantuan pada saat itu. Salah satu sopir taksi, Marjunis mewakili rekan-rekannya menyatakan sangat berterimakasih dengan bantuan bahan pokok ini.

Katanya, hal ini sangat membantu beban keluarganya saat ini, dimana sebagai sopir taksi dirinya secara langsung terdampak dengan wabah Covid -19 ini.

Apalagi dengan adanya kebijakan secara nasional tentang penutupan bandara untuk sementara, jelas para sopir tidak bisa lagi mengharapkan adanya penumpang dari bandara.

Seperti diketahui mulai saat ini operasional Bandara Hang Nadim ditutup. Sementara maskapai-maskapai juga telah menghentikan operasional pengangkutan penumpang hingga akhir Mei mendatang.(kha)