Pelatih Tottenham Hotspur Jose Mourinho. Reuters

Keprisatu.com – banyak cara yang dilakukan untuk membantu sesama yang
terdampak virus corona. Salah satunya adalah pelatih West Ham United
yang rela menjadi relawan pengantar sayur keliling.

“Ini nak, simpan saja kembaliannya,” kata seorang wanita tua sembari
mengulurkan GBP 20 (Rp 383 ribu) kepada pengantar sayur dan buah-
buahan. Wanita tua tersebut membeli sekotak buah dan sayur yang
harganya GBP 16,8 (Rp 321 ribu). Wanita itu tak menyadari sosok yang
ada di hadapannya adalah David Moyes, tactician West Ham.

Ya, begitulah aktivitas Moyes dalam membantu sesama yang terkena dampak
Covid-19. Dia jadi pengantar buah dan sayuran di Lytham, Lancashire,
daerah yang menjadi tempat tinggalnya. Tapi, terkadang masih ada orang
yang mengenalinya. ’’Aku dapat mendengar mereka berkata: David Moyes!’’
kata Moyes dalam wawancara dengan The Guardian.

Moyes melakukannya bukan untuk dipuji. Dia melakukannya untuk membantu
orang lain di sekitar tempat tinggalnya saat Inggris masih menjalani
masa kuntara (kunci sementara). “Aku sendiri yang mengajukan diri
lantaran istriku sedang pergi dan aku sendirian,” ucap Moyes. Dia
melamar jadi relawan di sebuah toko buah dan sayuran dekat pantai
Lancashire.

Sudah empat hari terakhir Moyes menjalani rutinitas barunya. Dan, tidak
banyak obrolan saat dia mengantarkan pesanan. “Aku hanya datang,
mengetuk pintu, meletakkan pesanan, lalu aku pergi. Kotak-kotak besar
buah dan sayuran itu sangat indah dan berwarna-warni,” tutur pria 55
tahun tersebut.

Mantan pelatih Manchester United itu mengaku menikmati rutinitas
barunya itu. “Setelah habis, aku balik ke toko untuk mengambil lagi
(pesanan), mengisi ke mobil, lalu pergi lagi. Aku merasa ini sesuatu
yang luar biasa dan aku senang menjalaninya,” sambung pria yang sudah
menyumbangkan 30 persen dari gaji GBP 2 juta (Rp 38,2 miliar) untuk
meringankan beban gaji The Hammers, julukan West Ham.

Rutinitas baru Moyes mirip-mirip dengan eks juru taktik United lainnya
yang kini menangani Tottenham Hotspur, Jose Mourinho. Bedanya, Mourinho
menjadi relawan dengan ikut membagikan makanan kepada para lansia di
Enfield, London Utara. The Special One sekaligus ikut menyiapkan
makanan. “Aku memberi sedikit bantuan kepada Age UK Enfield dan Love
Your Door Step Enfield,” kata dia di dalam video seperti dilansir
Evening Standard.

Miguel Herrera, mantan pelatih Meksiko, punya cara unik lagi dalam
membantu sesama di tengah pandemi. Driver ojek online alias ojol
menjadi sasaran bantuan pelatih 52 tahun itu. Dilansir ESPN, Herrera
memesan makanan melalui aplikasi yang sudah dibayarnya. Lalu, ketika
drivel ojol itu sedang dalam perjalanan, dia meminta driver tersebut
tak mengirim makanan itu kepadanya.

”Pesanan itu aku pesan untukmu, untuk pekerjaan hebat yang kamu lakukan
untuk kami ketika masa-masa sulit seperti ini,” tulis entrenador Club
America tersebut dalam pesannya kepada si driver. Herrera
mengungkapkan, idenya itu mengikuti apa yang sudah dilakukan striker
Inter Miami Rodolfo Pizarro.

Di sisi lain, Carlo Ancelotti memang tak mengirimkan makanan. Tapi,
juru taktik Everton itu berbagi kebaikan dengan menghibur seorang fans
melalui sambungan telepon. Dilansir laman Liverpool Echo, fans berusia
52 tahun tersebut bernama Mark Cruise. Dia seorang polisi yang pensiun
dini karena mengalami gangguan motorik.

Kepada Cruise, Ancelotti menceritakan bahwa dirinya melakukan itu juga
karena memikirkan hal yang sama terhadap sanak keluarganya di Italia.
“Aku punya banyak teman di Italia. Adikku pun di sana dan situasi di
sana sangat buruk. Mengerikan. Kita yang berada di Inggris harus
berhati-hati dan jangan sampai terpapar,” tutur pelatih yang baru
bekerja di Everton pada 21 Desember tahun lalu itu. (*)

Sumber: jawapos.com