Keprisatu.com – Dua hari sebelum penerapan larangan mudik, banyak
masyarakat yang memanfaatkan kesempatan ini. Tak tanggung-tanggung
jumlahnya mencapai puluhan ribu kendaraan.

Sebanyak 52 ribu kendaraan tercatat telah meninggalkan DKI Jakarta dua
hari sebelum penerapan larangan mudik. Angka itu didapat berdasarkan
pendataan yang dilakukan Polda Metro Jaya di seluruh jalur perbatasan
atau keluar Jakarta.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yugo mengatakan,
Sehari sebelum larangan mudik diberlakukan, ada 27 kendaraan
meninggalkan Jakarta. “Angka ini meningkat 2.000 dari sehari
sebelumnya. Pada 22 April ada 25 ribu kendaraan keluar Jakarta,” ujar
Sambodo, Jumat (24/4).

Menurut Sambodo, ada 52 ribu kendaraan meninggalkan Jakarta atau dua
hari sebelum larangan mudik berlaku. Warga sengaja memanfaatkan waktu
sebelum penerapan larangan mudik meninggalkan Jakarta.

Pasalnya, pemerintah mengumumkan larangan mudik beberapa hari sebelum
diterapkan. “Jadi, sisa waktu itu dimanfaatkan meninggalkan Jakarta,”
imbuh Sambodo.

Diketahui, Polda Metro Jaya sudah membuat 18 pos pengamanan terpadu di
seluruh jalur keluar DKI Jakarta. Hal itu untuk menyekat dan mengawasi
lalu lintas orang keluar maupun masuk wilayah Jabodetabek.

Sumber: jawapos.com