Suasana pengisian bahan bakar di salahsatu SPBU. (F. Pertamina)

Keprisatu.com – Memasuki bulan suci Ramadhan 2020, Pertamina pastikan
pasokan energi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat termasuk di
Kepri.

“Menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri 2020, Pertamina Marketing Operation
Region (MOR) I membentuk Satgas Ramadhan, Idul Fitri, dan COVID-19
(Rafico 2020). Satgas bertugas memastikan ketersediaan BBM, elpiji dan
avtur dan mulai aktif sejak 08 April hingga 08 Juni 2020,” ujar Roby
Hervindo, Unit Manager Comm, Rel, & CSR MOR I.

Roby melanjutkan meski kondisi pandemi, Satgas Rafico tetap beroperasi
normal. Pemenuhan kebutuhan energi masyarakat dilaksanakan dengan tetap
mempraktekkan protokol pencegahan COVID-19.

Selama periode Ramadhan dan Idul Fitri 2020, Pertamina memprediksi
penurunan konsumsi BBM di Provinsi Kepri, dibanding periode serupa
tahun lalu. Prediksi penurunan sebagai dampak dari berkurangnya
mobilitas warga selama masa pandemi.

BBM jenis gasoline (Premium, Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo),
diperkirakan menurun 16 persen. Konsumsi diestimasi sekitar 28,4 juta
liter, sementara tahun 2019 lalu sebanyak 34 juta liter.

Untuk BBM jenis gasoil (Bio Solar, Dex, Dexlite), penurunan konsumsi
diprediksi sekitar 11 persen dibanding Ramadhan 2019. Konsumsi
diperkirakan di kisaran 10,7 juta liter, dibanding tahun lalu yang
mencapai 9,5 juta liter.

Berlawanan dengan BBM, konsumsi elpiji di Provinsi Kepri selama
Ramadhan 2020 diprediksi meningkat 9 persen dibanding 2019. Jumlahnya
sebesar 1,5 juta tabung, dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak
1,3 juta tabung. Peningkatan disebabkan kondisi masyarakat yang lebih
banyak berkegiatan di rumah, dan momentum bulan Ramadhan 2020 yang
membuat kegiatan memasak semakin tinggi.

Terkait konsumsi Avtur, meskipun jumlah penerbangan di Indonesia
menurun. Pertamina masih terus menjaga pasokan Avtur untuk tetap
melayani kebutuhan maskapai.

Meski memperkirakan kenaikan konsumsi elpiji dan penurunan pemakaian
BBM, Pertamina memastikan stok keduanya tersedia mencukupi. “Jumlah BBM
yang tersedia di fuel terminal mampu mencukupi kebutuhan masyarakat
Kepri hingga 41 hari ke depan. Sedangkan elpiji tersedia untuk memenuhi
kebutuhan warga hingga 14 hari ke depan,” kata Roby.

Untuk mendukung warga beraktifitas di rumah, Pertamina juga sudah
menyiapkan layanan antar produk Pertamina Delivery Service. Konsumen di
kota Batam, cukup menelepon Pertamina Call Center 135 untuk mendapatkan
BBM, elpiji dan pelumas di rumah masing-masing dengan gratis ongkos
kirim.

Roby menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir, karena BBM dan
elpiji cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kepri selama Ramadhan
dan Idul Fitri 2020.

“Manfaatkan BBM dan elpiji dengan bijak, sesuai peruntukan. Hindari
melakukan penimbunan, karena stok tersedia sangat mencukupi,” tutup
Roby.(*)