Petugas kesehatan memeriksa alat kesehatan di ruang IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran itu siap digunakan untuk menangani 3.000 pasien. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Pool/aww.(ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Keprisatu.com – Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I Laksamana Madya Yudo Margono mengungkapkan, terdapat 707 pasien yang menjalani rawat inap di di RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran hingga pukul 08.00 WIB, Sabtu (18/4/2020) pagi ini. Jumlah pasien rawat inap di RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet itu bertambah 27 orang jika dibandingkan dengan jumlah pada Jumat (17/4/2020) kemarin.

“Pasien rawat inap bertambah 27 orang, semula 680 orang menjadi 707 orang,” kata Yudo dalam keterangan tertulis.

Yudo menuturkan, jumlah pasien di RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet terdiri atas 413 laki-laki dan 294 perempuan. Bila dirinci, jumlah pasien yang positif Covid-19 berjumlah 553, angka ini berkurang 22 orang bila dibanding Jumat kemarin di mana terdapat 575 pasien yang posiitif Covid-19.

Jumlah pasien yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) juga berkurang dua orang dari 19 orang menjadi 17 orang. Sementara, jumlah pasien berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah 51 orang dari semula berjumlah 86 orang menjadi 137 orang.

Diketahui, RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran telah beroperasi sejak pukul 17.30 WIB, Senin (23/3/2020). Dari lokasi tersebut, terdapat dua lokasi yang dijadikan rumah sakit dadakan.

Lokasi itu yakni Tower VII yang saat ini telah beroperasi dan mampu menampung 1.700 orang. Kemudian juga Tower VI yang mampu menampung 1.300 pasien. Dengan begitu, RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran dapat menampung 3.000 pasien dari dua lokasi tersebut.

Sumber: Kompas.com