Keprisatu.com – Pasien positif Covid-19 di Kota Batam, Senin (13/4) kembali
bertambah. Jumlah pasien positif di Kota Batam total menjadi 12 orang
dari sebelumnya 10 orang, atau bertambah sebanyak dua orang.

Dijelaskan oleh Wali Kota Batam Muhammad Rudi, kepastian penambahan
pasien positif ini didasarkan pada hasil pemeriksaan swab yang
dilakukan oleh BTKL PP Batam. Dua orang yang dinyatakan positif ini
berjenis kelamin perempuan dan laki-laki.

“Pasien nomor 11 adalah laki-laki berusia 62 tahun, dan beralamat di
kawasan laksamana Bintan, Seipanas. Pasien ini berasal dari bandung,
Jawa Barat dan baru dua bulan tinggal di Batam dan bekerja sebagai juru
ukur di kawasan Pelabuhan Telaga Punggur,” beber Rudi.

Sebelumnya, lanjut Rudi, yang bersangkutan sempat berobat di salah satu
klinik di kawasan Kabil. Pasien mengeluhkan demam dan disertai dengan
sesak nafas.

“Tepatnya seminggu sebelum di rawat di rumah sakit swasta di kawasan
Batam Centre. Di klinik yang bersangkutan mendapat obat-obatan oral dan
disarankan rawat jalan,” jelasnya.

Meski kondisinya sempat membaik, Kamis (9/4) yang bersangkutan kembali
mengalami demam disertai sesak nafas. Lalu yang bersangkutan di bawa ke
rumah sakit swasta di kawasan Batam Centre.

Di rumah sakit ditetapkan sebagai PDP setelahsebelumnya dilakukan
diagnostic laboratorium, photo thorax, dan rapid test (RDT). “Hasil RDT
menunjukkan yang bersangkutan non-reaktif,” tuturnya.

Karena kondisinya terlihat semakin melemah tim medis mengupayakan untuk
dilakukan rujukan ke rumah sakit rujukan namun tidak mendapatkan tempat
mengingat semua rumah sakit rujukan sudah penuh, selanjutnya yang
bersangkutan dirawat di ruang isolasi rumah sakit tersebut.

Sabtu (11/4) kondisinya semakin memburuk yang kemudian dilakukan
tindakan RJP, namun tidak tertolong dan akhirnya meninggal dunia. Dan
hasil swab dari BTKL PP Batam menyatakan terkonfirmasi Positif dan yang
bersangkutan dimasukkan sebagai kasus terkonfirmasi positif Covid-19 no
011 Kota Batam.

Sedang untuk pasien no 12 adalah seorang perempuan berusia 32 tgahun
yang beralamat di Botania, Batam Center. yang bersangkutan adalah istri
dari ASN yang memiliki riwayat kontak sekunder dengan pasien positif no
07 dan 08.

Sebelumnya yang bersangkutan melakukan pemeriksaan RDT di salah satu
puskesmas di Batam Centre, Rabu (8/4). Hasilnya RDT menyatakan reaktif,
dan disarankan untuk melakukan isolasi mandiri .

“Jumat (10/4) yang bersangkutan diambil sample swab oleh Tim Analis
BTKLPP Batam di salah satu rumah sakit swasta di kawasan Batam
Center. Hasilnya baru diperoleh Senin (13/4) terkonfirmasi positif,”
urai Rudi.

Berdasarkan hasil tersebut yang bersangkutan ditetapkan sebagai kasus
Covid-19 no 12 Kota Batam, dan saat ini yang bersangkutan
telah dilakukan perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit rujukan RSBP
Batam guna penanganan medis lebih lanjut.

Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang Syahrul dinyatakan positif
terpapar Covid-19. Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan
Covid-19 Kepulauan Riau yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kepri Tjetjep
Yudiana mengatakan, hal ini diketahui setelah pihaknya menerima hasil
tes swab dari Jakarta. Berdasarkan hasil tes PCR tersebut,
terkonfirmasi bahwa Wali Kota Tanjungpinang positif corona.

Berdasarkan data terbaru hari ini, Senin (13/4), pasien terkonfirmasi
positif corona Kepri bertambah menjadi 27 orang, dari sebelumnya 23
orang. “Selain Wali Kota Tanjungpianng yang dinyatakan positif, ada
tiga tambahan lainnya juga yang dinyatakan positif, sehingga totalnya
ada 27 kasus,” kata Tjetjep.

ia juga menjelaskan jika beberapa pejabat yang terindikasi melakukan
kontak dengan Syahrur saat ini tengah menjalani isolasi mandiri.
Tjetjep juga mengimbau agar masyarakat selalu menjaga jarak dan
mematuhi physical distancing.

“Marilah sama-sama ikuti anjuran pemerintah untuk tetap dirumah, pakai
masker, selalu cuci tangan dan jaga jarak,” ajaknya. (rs)